Akta Balik Nama Ahli Waris

Sriwati, SH, MHum - Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya)

 

Pertanyaan :

Nama saya Michel, Ayah saya telah meninggal dunia tiga bulan yang lalu dan dia meninggalkan satu rumah (atas nama ayah). Saya telah mengurus akta ahli waris dan sekarang ini saya ingin mengurus balik nama untuk sertipikat rumah tersebut. Dalam akta Ahli Waris tertulis nama ibu dan anak (4 orang) maka balik nama tersebut ke-5 nama tersebut akan dicantumkan dalam sertipikat yang baru. Menurut informasi teman saya, pengurusan sertipikat rumah harus membayar pajak sebagaimana transaksi jual beli.
Pertanyaanya:
1. Apakah bisa akta rumah tersebut atas nama adik saya terbungsu?
2. Bagaimana caranya pengurusan pembuatan sertipikat rumah tersebut?
3. Apakah Notaris yang menguruskan pembuatan akta ahli waris dapat menguruskan pembuatan sertipikat rumah?
4. Apakah benar dalam pengurusan balik nama tersebut, saya sebagai ahli waris harus membayar pajak sebagaimana transaksi jual beli?
5. Bagaimana akibat hukum dikemudian hari atas sertipikat rumah tersebut bagi adik saya tersebut ? Mohon bantuannya. Terima Kasih. Next »





Jawaban :

1. Terhadap sertipikat atas nama almarhum ayah saudara dapat dibalik nama menjadi atas nama adik saudara dengan cara sebagai berikut :
a. Terlebih dahulu sertipikat tersebut dibalik nama waris berdasarkan Surat Keterangan waris menjadi atas nama 5 orang ahli waris, yaitu ibu dan 4 anak.
b. Setelah itu, terhadap Sertipikat tersebut dilakukan balik nama lagi dari 5 orang menjadi 1 orang, yaitu adik saudara dengan menandatangani Akta Pembagian Hak Bersama (APHT) dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di tempat letak tanah tersebut. Next »


2. Cara Pengurusannya :
- Saudara membawa seluruh berkas yaitu :
a. Sertipikat asli.
b. Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2010.
c. Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PBB tahun 2010.
d. Surat Kematian almarhum ayah yang dibuat oleh Lurah.
e. Surat Waris yang dibuat oleh Camat dan Lurah atau Notaris.
f. KTP dan KK seluruh ahli waris. Next »


kepada PPAT di tempat letak tanah tersebut untuk diuruskan dan diproses pembuatan APHB dan balik nama menjadi atas nama adik saudara.
3. Yang dapat mengurus pembuatan tersebut adalah PPAT di tempat letak tanah tersebut
4. Pajak yang harus dibayar adalah :
a. Pajak Waris sebesar :
5 % x % 50 % x (NJOP – NJOPTK)
NJOP = Nilai Jual Obyek Pajak
NJOPTK = Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak
b. Pajak APHB sebesar : Next »


Pajak yang melepas (ibu + 3 orang anak)
4/5 x 5 % x NJOP
Pajak yang menerima (adik saudara)
4/5 x 5 % x (NJOP – NJOPTK)
Adapun jumlah secara nyata dapat diketahui berdasarkan berapa sesungguhnya NJOP PBB saudara dan dimana letak tanah saudara. Untuk itu PPAT setempat dapat membantu saudara.
5. Akibat hukumnya adalah sejak ditandatanganinya APHB, maka hak atas tanah tersebut telah sah menjadi milik adik saudara.

Pertanyaan :

Nama saya Michel, Ayah saya telah meninggal dunia tiga bulan yang lalu dan dia meninggalkan satu rumah (atas nama ayah). Saya telah mengurus akta ahli waris dan sekarang ini saya ingin mengurus balik nama untuk sertipikat rumah tersebut. Dalam akta Ahli Waris tertulis nama ibu dan anak (4 orang) maka balik nama tersebut ke-5 nama tersebut akan dicantumkan dalam sertipikat yang baru. Menurut informasi teman saya, pengurusan sertipikat rumah harus membayar pajak sebagaimana transaksi jual beli.
Pertanyaanya:
1. Apakah bisa akta rumah tersebut atas nama adik saya terbungsu?
2. Bagaimana caranya pengurusan pembuatan sertipikat rumah tersebut?
3. Apakah Notaris yang menguruskan pembuatan akta ahli waris dapat menguruskan pembuatan sertipikat rumah?
4. Apakah benar dalam pengurusan balik nama tersebut, saya sebagai ahli waris harus membayar pajak sebagaimana transaksi jual beli?
5. Bagaimana akibat hukum dikemudian hari atas sertipikat rumah tersebut bagi adik saya tersebut ? Mohon bantuannya. Terima Kasih. Next »





Jawaban :

1. Terhadap sertipikat atas nama almarhum ayah saudara dapat dibalik nama menjadi atas nama adik saudara dengan cara sebagai berikut :
a. Terlebih dahulu sertipikat tersebut dibalik nama waris berdasarkan Surat Keterangan waris menjadi atas nama 5 orang ahli waris, yaitu ibu dan 4 anak.
b. Setelah itu, terhadap Sertipikat tersebut dilakukan balik nama lagi dari 5 orang menjadi 1 orang, yaitu adik saudara dengan menandatangani Akta Pembagian Hak Bersama (APHT) dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di tempat letak tanah tersebut. Next »


2. Cara Pengurusannya :
- Saudara membawa seluruh berkas yaitu :
a. Sertipikat asli.
b. Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2010.
c. Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PBB tahun 2010.
d. Surat Kematian almarhum ayah yang dibuat oleh Lurah.
e. Surat Waris yang dibuat oleh Camat dan Lurah atau Notaris.
f. KTP dan KK seluruh ahli waris. Next »


kepada PPAT di tempat letak tanah tersebut untuk diuruskan dan diproses pembuatan APHB dan balik nama menjadi atas nama adik saudara.
3. Yang dapat mengurus pembuatan tersebut adalah PPAT di tempat letak tanah tersebut
4. Pajak yang harus dibayar adalah :
a. Pajak Waris sebesar :
5 % x % 50 % x (NJOP – NJOPTK)
NJOP = Nilai Jual Obyek Pajak
NJOPTK = Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak
b. Pajak APHB sebesar : Next »


Pajak yang melepas (ibu + 3 orang anak)
4/5 x 5 % x NJOP
Pajak yang menerima (adik saudara)
4/5 x 5 % x (NJOP – NJOPTK)
Adapun jumlah secara nyata dapat diketahui berdasarkan berapa sesungguhnya NJOP PBB saudara dan dimana letak tanah saudara. Untuk itu PPAT setempat dapat membantu saudara.
5. Akibat hukumnya adalah sejak ditandatanganinya APHB, maka hak atas tanah tersebut telah sah menjadi milik adik saudara.







Komentar Anda



Submit

Berita Terkait