Peluk Istri Orang, Benjut

 

Gresik - Karena melihat istrinya berpelukan dengan lelaki lain, Sukardi, seorang pegawai negeri sipil di SDN Mentaras, Kecamatan Dukun, Gresik, jadi kalap. Dia bersama mertuanya, Patrap, menghajar M. Tokip, pria yang telah nekat berkencan dengan Lianah, istrinya.

Kedua pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, itu melampiaskan amarahnya dengan menghajar korban dengan sepotong kayu. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di kening, pipi kiri, kedua pahanya dan luka sobek di sela ibu jari tangan kiri. Karena lukanya cukup parah, M. Tokip masih dirawat di Balai Pengobatan PKU Muhammmadiyah Sekapuk, Ujung Pangkah.

Peristiwa itu bermula ketika istri pelaku, Lianah, entah mengapa sebabnya tahu-tahu menghilang selama dua hari dari rumah. Di cari ke sana kemari juga tak berhasil ditemukan. Namun pada malam kemarin, pelaku tiba-tiba memergoki istrinya sedang bermesraan dengan korban yang juga warga sedesa. Darahnya pun langsung mendidih.

Tapi sebelum bertindak, pelaku menyempatkan diri mengajak mertuanya. Sampai di TKP, yakni di dekat kandang ayam milik korban, kedua pelaku tanpa ba-bi-bu lagi langsung menghajar korban. Setelah puas melampiaskan kemarahan, malam itu juga mereka meninggalkan korbannnya.

Kapolsek Panceng AKP Hasyim Ashari membenarkan kejadian tersebut. "Kedua tersangka pengeroyokan sudah kami tahan beserta barang bukti sepotong kayu yang digunakan untuk memukul korbannya," ungkapnya, Kamis (15/4).n dd Next »


Gresik - Karena melihat istrinya berpelukan dengan lelaki lain, Sukardi, seorang pegawai negeri sipil di SDN Mentaras, Kecamatan Dukun, Gresik, jadi kalap. Dia bersama mertuanya, Patrap, menghajar M. Tokip, pria yang telah nekat berkencan dengan Lianah, istrinya.

Kedua pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, itu melampiaskan amarahnya dengan menghajar korban dengan sepotong kayu. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di kening, pipi kiri, kedua pahanya dan luka sobek di sela ibu jari tangan kiri. Karena lukanya cukup parah, M. Tokip masih dirawat di Balai Pengobatan PKU Muhammmadiyah Sekapuk, Ujung Pangkah.

Peristiwa itu bermula ketika istri pelaku, Lianah, entah mengapa sebabnya tahu-tahu menghilang selama dua hari dari rumah. Di cari ke sana kemari juga tak berhasil ditemukan. Namun pada malam kemarin, pelaku tiba-tiba memergoki istrinya sedang bermesraan dengan korban yang juga warga sedesa. Darahnya pun langsung mendidih.

Tapi sebelum bertindak, pelaku menyempatkan diri mengajak mertuanya. Sampai di TKP, yakni di dekat kandang ayam milik korban, kedua pelaku tanpa ba-bi-bu lagi langsung menghajar korban. Setelah puas melampiaskan kemarahan, malam itu juga mereka meninggalkan korbannnya.

Kapolsek Panceng AKP Hasyim Ashari membenarkan kejadian tersebut. "Kedua tersangka pengeroyokan sudah kami tahan beserta barang bukti sepotong kayu yang digunakan untuk memukul korbannya," ungkapnya, Kamis (15/4).n dd Next »








Komentar Anda



Submit

Berita Terkait