30 Bacaleg Partai Demokrat Daftar ke KPU Naiki Kereta Kelinci

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebanyak 30 bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Demokrat mendaftarkan diri ke KPU Kota Kediri. Mereka datang secara rombongan dengan menggunakan kereta kelinci.

Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan bacaleg dan para pengurus yakni Ketua DPC Demokrat Kota Kediri, bendahara, sekretaris dan sejumlah konstituennya tiba di Kantor KPU Kota Kediri di jalan Jaksa Agung Suorapto.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kediri, Jaka Siswa Lelana mengatakan, untuk Partai Demokrat sudah memenuhi kuota yang dipersyaratkan.

"Sesuai dengan kuota alhamdulillah terpenuhi untuk Kecamatan Kota dan Pesantren berjumlah 9 bacaleg, serta Kecamatan Mojoroto 12 bacaleg," ujarnya usai mendaftarkan di KPU Kota Kediri, Selasa (17/7/2018).

Sementara untuk kuota perempuan, Jaka menegaskan sudah memenuhi hingga melebihi syarat yang ditentukan.

"Rata-rata di kami memiliki wajah baru hingga 50 persen. Dan untuk bacaleg perempuan kita mencapai 40 persen dan kita mengambil yang muda-muda, paling muda umur 41," ucapnya.

Sementara puluhan bacaleg mendaftar ke KPU Kota Kediri menggunakan kereta kelinci lantaran untuk menunjukan rasa sebuah kebersamaan. Menurutnya dengan kesedarhanaan dan kebersamaan sehingga dalam mencari suara bukan secara pribadi, namun mengutamakan partai agar bisa menjadi besar.

"Saya bukannya menyombongkan diri, tapi memang semua caleg rata-rata banyak yang punya mobil. Tapi saya tidak menginginkan itu, mulai dari awal ini sebuah kebersamaan," bebernya.

Meski selesai mendaftar ke KPU Kota Kediri, dari sekian puluhan bacaleg Partai Demokrat mengaku masih kekurangan kelengkapan syarat administrasi seperti surat kesehatan bacaleg.

"Ada 3 sampai 4 bacaleg yang masih belum lengkap surat kesehatan karena belum keluar dari rumah sakit. Kita terkendala dari Rumah Sakit Gambiran, saya nggak tahu apa alasannya," jelasnya.

Dalam pemenangan pemilu legislatif mendatang, Partai Demokrat tetap melakukan strategi door to door ke setiap masyarakat. Mengingat hal itu dilakukan dengan mengaca atas kemenangan dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri lalu.

"Kita akan mendekatkan diri ke masyarakat dengan cara door to door, sebab itu akan lebih efektif. Mudah-mudahan cara ini mengimbas ke masyarakat sehingga di pileg ini tidak ada money politik," tandasnya. Can