•   Senin, 27 Januari 2020
Pilpres 2019

20 Pengawas Pemilu di Sumenep Jatuh Sakit karena Kelelahan

( words)
Komisioner bawaslu Sumenep, Abdur Rahem


SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengungkapkan, selama pelaksanaan Pemilu yang telah berlangsung 17 April 2019 lalu, sedikitnya ada 20 pengawas yang jatuh sakit karena kelelahan.
Bahkan, pengawas pemilu di tingkat kecamatan yang jatuh sakit harus dirujuk ke Puskesmas setempat. Bahkan ada yang hingga sekarang masih di Puskesmas untuk mendapat perawatan medis.
“Seperti yang di Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi,” kata Komisioner Bawaslu Sumenep, Abdur Rahem, Rabu (24/4/2019).
Sememtara untuk pengawas di tingkat desa dan pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) yang sakit karena kelelahan, menurut Rahem, jumlahnya sekitar 13 orang. Bahkan sampai saat ini juga masih ada yang dirawat di Puskesmas.
“Pemilu 2019 ini memang agak banyak menyita tenaga, sehingga banyak yang jatuh sakit karena kelelahan,” ujarnya.
Sekadar diketahui, selain dari unsur pengawas, tiga penyelenggara Pemilu 2019 di Sumenep meninggal dunia. Dua orang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan satu lainnya ialah Panitia Pemungutan Suara (PPS).
“Sementara penyelenggara Pemilu 2019 yang sakit jumlahnya sekitar delapan orang. Saat ini mereka sudah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis,” ungkap Ketua KPU Sumenep, A. Warits beberapa waktu lalu. (haz)

Berita Populer