2 Rumah Koruptor Jadi Pusat Karantina

SURABAYAPAGI.COM, Solo – Dua rumah mewah milik koruptor yang disita komisi pemberantasan korupsi (KPK) digunakan pemerintah kota (pemkot) Solo sebagai lokasi untuk karantina orang dalam pemantauan (ODP) virus corona.

Sebenarnya Pemkot Solo menyiapkan 3 lokasi, namun dari tiga lokasi tersebut dua lokasi diantaranya merupakan rumah mewah hasil sitaan KPK dari tersangka kasus korupsi. Sedangkan 1 lokasi lainnya adalah Gedung pertemuan di Kawasan Sriwedari yang berada di pusat kota.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan dua lokasi sudah hampir siap digunakan untuk karantina.

"Tinggal sedikit saja. Besok kita selesaikan, mungkin Selasa sudah bisa ditempati," kata Rudy saat memimpin penataan kamar karantina di Dalem Joyokusuman, Minggu (5/4).

Tiga tempat tersebut yaitu Dalem Joyokusuman, Dalem Priyosuhartan, dan Graha Wisata Niaga. Dalem Joyokusuman adalah rumah sitaan Kejaksaan Tinggi dari kasus korupsi impor daging sapi yang melibatkan mantan Direktur Utama Perum Bulog, Widjanarko Puspoyo.

Sementara Dalem Priyosuhartan merupakan rumah mewah yang disita KPK dari mantan Kakorlantas Polri, Djoko Susilo, karena kasus korupsi simulator SIM. Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani mengaku masih banyak yang harus disiapkan di sana