•   Selasa, 12 November 2019
SGML

Lembaga PAUD Diminta Meningkatkan Kualitas Pendidikan

( words)
Bupati dan istri saat ikut menari Tari 1821 dan senam bersama peserta didik PAUD yang dipimpin oleh Kak Aji Syafa. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Banyaknya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lamongan apalagi terbesar di Jawa Timur, diminta untuk terus tingkatkan kualitas pendidikan, agar bisa mencetak generasi yang handal.
Hal itu disampaikan oleh bupati H Fadeli saat membuka Gebyar PAUD di Gedung Sport Center Lamongan (SCL), Rabu (26/6/2019).
Disebutkan oleh Fadeli, peningkatan kualitas menjadi keharusan kalau lembaga PAUD ini terus ingin survive. Karena dari segi kuantitas jumlah lembaga PAUD di Kabupaten Lamongan masih terbesar se-Jawa Timur, yakni sebanyak 2.295 lembaga.
"Lembaga PAUD harus terus survive dan meningkatkan kualitas, karena dengan itu akan bisa mencetak generasi unggul dan cerdas,"kata Fadeli.
Bahkan pihaknya terus mendorong PAUD berkualitas dengan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Lamongan nomor 5 tahun 2013 tentang Baca Al Qur’an Bagi Peserta Didik di Kabupaten Lamongan. Kemudian ditindaklanjuti dengan Instruksi Bupati Nomor 5 Tahun 2016 tentang Gerakan 1821.
“Gebyar PAUD ini adalah momentum yang baik untuk memberikan dorongan dan semangat bagi para Guru PAUD. Ini adalah generasi emas mulai dari usia 0 sampai dengan 6 tahun jadi harus didik dengan baik, terutama dengan memberikan pendidikan karakter,” jelas Fadeli.
Sementara itu, pada Gebyar PAUD ditampilkan Tari 1821 oleh Guru PAUD se-Kabupaten Lamongan dan senam bersama peserta didik PAUD yang dipimpin oleh Kak Aji Syafa.
Acara tersebut juga dihadiri oleh kepala sekolah se-Kabupaten Lamongan, PAUD se-Kabupaten Lamongan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Indonesia (HIMPAUDI) Lamongan, dan Persatuan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (PGTKI) se-Kabupaten Lamongan dengan total undangan 2.700 orang.jir

Berita Populer