•   Minggu, 21 Juli 2019
Peristiwa Nusantara

Cegah Kerusuhan Jatim, Kapolda Gandeng Pendekar Silat

( words)
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta para silat Jatim di Polda Jatim


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam menjaga Kamtibmas Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur dan Forkompimda menggandeng para ulama, tokoh lintas agama hingga buruh dan mahasiswa, Polda Jatim memiliki cara lain untuk mencegah kerusuhan di wilayahnya. Salah satunya mengajak para pendekar pencak silat untuk memerangi kerusuhan.
Cara ini dinilai cukup ampuh, pasalnya di Jatim saja, tercatat ada lebih dari 5 juta pendekar. Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan hal ini merupakan kekuatan besar yang dimiliki Jatim untuk menjaga NKRI.
"Kami mengumpulkan perguruan pencak silat se-Jatim, kata ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) se-Jatim yang mana Jatim memiliki 242 perguruan silat, dan memiliki hampir 5 juta pendekar. Ini sungguh luar biasa, apabila para pendekar bersatu, perguruan silat bersatu dari 242 menjadi kekuatan yang besar untuk menjaga NKRI," kata Luki, Rabu (19/6/2019).
Luki pun mengajak ratusan perwakilan pendekar yang hadir untuk bersama-sama berkomitmen menjaga Jatim. Luki tak ingin beberapa kerusuhan pascapemilu seperti pada 22 Mei lalu menular ke wilayahnya.
"Ini akan kami ajak bersama-sama untuk menjaga Jatim menolak kerusuhan untuk Indonesia damai. Kami akan menggelorakan terus untuk Indonesia damai dari Jatim menjadi percontohan di provinsi lain," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IPSI Jatim yang juga merupakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim Supratomo mengatakan pihaknya memang telah berkomitmen untuk turut mengabdi kepada bangsa. Salah satunya dengan terus mengukir prestasi.
"Ini suatu yang luar biasa bagi kami karena para perguruan pencak silat merupakan pilar budaya bangsa yang bekerja melakukan pengabdian untuk melestarikan budaya bangsa dan untuk meningkatkan prestasi pencak silat Indonesia di dunia internasional," pungkas Supratomo.nt

Berita Populer