•   Kamis, 21 November 2019
BUMD

Sah, Hadi Santoso Dirut PT Bank Jatim 2019

( words)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Dirut Bank Jatim yang baru Hadi Santoso (kanan berpeci) usai mengikuti RUPSLB Bank Jatim, Rabu (19/6/2019). (foto: SP/riko).


Meneruskan Tradisi Bank Milik Pemprov Jatim ini dari Posisi Direktur Kepatuhan

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rapat Umum Pemengang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk selesai digelar Rabu (19/6/2019) pagi tadi. RUPSLB yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bupati/walikota seluruh Jawa Timur itu menetapkan susunan direksi PT Bank Jatim yang baru.

Diantaranya adalah, untuk posisi Komisaris dari 5 orang bertambah menjadi 7 orang. Antara lain Ahmad Sukardi (Presiden Komisaris atau Komisaris Utama), Budi Setiawan, Heru Tjahjono (sekdaprov), Rudi Purnowo, Candra Fajri Ananda dan Prof Mas’ud Said (Komisaris Independen).
Sedangkan untuk susunan direksi, jumlahnya tetap 7 orang. Untuk posisi Direktur utama dijabat oleh Hadi Santoso (sebelumnya direktur Kepatuhan Bank Jatim), Direktur Komersial & Korporasi Busrul Iman (Pimpinan Wilayah Bank BRI Jawa Timur), Direktur Konsumer, Ritel & Usaha Syariah Elfaurid Aguswantoro (Pjs pimpinan Divisi Kepatuhan Bank Jatim), Direktur Teknologi Informasi & Operasi Tonny Prasetyo (Pemimpin Divisi Umum Bank Jatim), : Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko Erdianto Sigit Cahyono (Kepala Audit Intern Wilayah Bank BRI Kantor Wilayah Jakarta 1), Direktur Resiko Bisnis Rizyana Mirda dan Direktur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha.
Gubernur Jatim Khofifah usai memimpin RUPSLB mengatakan, susunan pengurus bank jatim yang baru ini sudah selesai. “Alhamdulillah yang menjadi dirut sebelumnya adalah Direktur kepatuhan, direksi yang lain juga sudah terisi semua. Sedangkan untuk Komisaris ada tambahan 2, sehingga jumlahnya kita samakan dengan jumlah direksi menjadi 7 orang,” papar Khofifah.
Selanjutnya banyak tugas yang harus segera dilakukan. Seperti Direktur Korporasi, harus mulai segera membangun sinergi dengan bank bank yang lain. “Direktur Korporasi Supaya mencaei cara untuk meningkatkan DPK (Dana Pihak Ketiga) bank Jatim,” pintanya.

Dari catatan Surabaya Pagi, terpilihnya Hadi Santoso, meneruskan tradisi posisi Direktur Utama Bank Jatim diisi dari posisi sebelumnya sebagai Direktur Kepatuhan. Yakni Mulyanto dan Hadi Sukrianto.

Sebelumnya, sehari sebelum RUPSLB, beredar kabar dari internal Pemprov Jatim, bahwa posisi Dirut Bank Jatim akan diisi dari bankir profesional yakni Bank BRI. Bahkan, isu posisi akan diisi dari bankir profesional dari luar Bank Jatim, membuat internal Bank Jatim bergejolak. Dikhawatirkan bisa ganggu suasana kerja yang selama ini sudah kondusif. Baik sistem, layanan maupun kultur. Rko

Berita Populer