•   Selasa, 12 November 2019
Fashion

Angkat Budaya Lokal Dalam Pameran Wedding Exhibition

( words)
Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin saat membuka Wedding Exhibition Dyandra Convention Hall Surabaya 


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melestarikan budaya bangsa bukan lah hal yang sulit untuk di lakukan. Sudah terlihat sekian banyaknya kebudayaan yang melekat pada masyarakat adalah pada prosesi perkawinan yang mengusung tema budaya adat Nusantara.
Memang cukup terasa penurunan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Nusantara, namun berawal dari rasa cinta dan bangga akan budaya pernikahan tradisional di Indonesia. Maka Mitra Flower Decoration pertama kalinya menghadirkan Wedding Exhibition yang berbeda dari pameran wedding biasanya.
Acara yang dibuka oleh ketua Dekranasda, Arumi Bachsin, sekaligus istri dari Wakil Gubernur Jawa Timur, memfokuskan diri sebagai pameran pernikahan terlengkap yang menghadirkan ragam inspirasi mengenai pesta pernikahan.
Arumi Bachsin mengenalkan eksistensi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim yang memiliki aneka ragam produk kerajinan, baik kain batik hingga pernak pernik khas Jatim. Hal tersebut disampaikan saat membuka Pameran Mitra Pernikahan Indonesia (MPI) di Dyandra Convex Surabaya, Jumat (17/5).
Ia mengaku, keberadaan Dekranas dan Dekranasda merupakan organisasi nirlaba sebagai fasilitator antara pemangku kepentingan di pusat maupun daerah. Terutama dalam memberikan pendampingan peningkatan kualitas kerajinan nasional.
“Semakin besar keanekaragaman akar budaya suatu bangsa, akan semakin besar potensi kreatifitas yang terdapat pada bangsa itu. Juga, semakin besar pula potensinya untuk maju dan berkembang dalam persaingan global,” ungkapnya.
Pameran perdana ini mengangkat sekaligus mempromosikan budaya Nusantara ini akan dengan mengangkat tema “Mitra Pernikahan Indonesia”, menjadi salah satu Pameran tahunan Wedding bertaraf Nasional yang kedepannya dapat menjadi icon pameran baru khususnya di Jawa Timur, serta mengenalkan keanekaragaman Budaya Indonesia pada umumnya serta Jawa pada khususnya.
Pameran “Mitra Pernikahan Indonesia” ini dilaksanakan selama 3 hari di gelar di Dyandra Convention Hall yang merupakan tempat strategis berada di tengah kota Surabaya dan diikuti oleh 80 Vendor pernikahan.
Pameran diisi dengan berbagai kegiatan yang menampilkan karya dekorasi wedding terbaik dari vendor ternama. Lalu, Fashion Show pengantin Tradisional dan Pengantin Hijab, serta pertunjukan seni & budaya Nusantara.
Ketua Penyelenggara MPI Sumitro mengatakan, budaya pernikahan di Indonesia memiliki ciri khas yang sangat bernilai. Dirinya berharap agar budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang bangsa Indonesia tidak hilang, dan bahkan musnah.
"Oleh karena itu, perkumpulan vendor pernikahan memberikan edukasi akan pentingnya budaya bangsa" lanjutnya.
“Edukasi ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada vendor baru agar lebih memahami arti budaya dari setiap pernikahan di Indonesia,” tutupnya.

Berita Populer