Pelatih Persela Aji Santoso bersama pemainnya Arif Satria saat Pre-Match Press Conference (PMPC) di Sekretariat Persela Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Laga perdana antara Persela Lamongan vs Madura United menjadi laga derby Jatim yang menarik diikuti dan panas. Selain kedua tim mempunyai basis dukungan suporter yang solid, kedua tim ini dalam sejarah kompetisi tertinggi di tanah air, baik di kandang maupun away pernah saling mengalahkan, dan bermain seri.

Pertandingan ini juga diprediksi cukup emosional ini, karena keduanya punya kultur yang sama apalagi sesama tim asal Pantura di Jawa Timur ini. Pertandingan Persela vs MU ini juga bakal menjadi pertandingan solid, karena sama-sama bermain dilaga awal dalam kompetisi Liga 1 Shopee, yang akan tersaji di stadion Surajaya dalam Kompetisi Liga 1 Shopee pada Jum’at malam (17/5/2019).

Kick off yang akan dimulai pukul 20.30 Wib tersebut, juga menjadi laga adu gengsi antar pelatih kawakan, produk pelatih lokal dan pelatih asing. Kedua pelatih Aji Santoso maupun Dejan Antonic jelas sudah mengetahui ciri khas masing-masing dan sudah mengetahui kelemahan tim lawan, apalagi kedua pelatih ini sudah sering ketemu.

"Biasanya tim tuan rumah berat, game pertama pasti berat untuk kedua tim, pemain harus kosentrasi betul bagaimana bisa menang," kata Dejan Antonic pelatih Madura United dalam Pre-Match Press Conference (PMPC) di Sekretariat Persela Jl Lamongrejo No 1 Lamongan, Kamis (16/5/2019).

Untuk bisa mencuri poin di kandang Persela, Dejan mengaku sudah mengantongi sejumlah pemain dengan membekali strategi yang akan membuat kubu lawan tak berdaya." Kuncinya pemain harus disiplin kerja keras seperti biasa saya percaya anak-anak bisa mencuri poin di kandang Persela,"akunya.

Pemain kata Dejan, sudah siap semua hanya ada satu pemain yang tidak bisa turun karena terkena akumulasi kartu pada kompetisi liga 1 sebelumnya. "Pemain sudah siap tempur baik lokal maupun asing, untuk asing ketiganya sudah oke, saya optimis bisa curi poin di Surajaya," ungkapnya.

Aji Santoso pelatih Persela Lamongan dalam kesempatan itu mengaku sudah mengantongi beberapa kelemahan tim Madura United. Bahkan anak asuhnya merasa tidak gentar sama sekali, apalagi ini pertandingan di gandang sendiri.

Bagi Aji melawan siapapun dalam laga home pertama harus dilewatinya dengan hasil positif. Karena laga awal ini menjadi penentu perjalanan tim Persela kedepannya. "Lawan Madura United saat di home, kita pernah menang, kalah dan seri, saya kira tidak ada masalah, apalagi anak-anak saat ini dalam kondisi siap tempur," aku Aji.

Untuk meraih hasil positif di game pertama ini Aji, mengaku sudah menyiapkan strategi jitu untuk menghadang mobilitas Zah Rahan dkk, dan menggembur pertahanan lawan dengan tetap disiplin menjaga pertahanan. "Saya minta anak-anak bermain dengan konviden yang tinggi, disiplin dan bermain lepas, dan kami ingin kemenangan di laga perdana ini apalagi dalam sejarah kompetisi Persela tidak pernah kalah saat main dikandang," kata Aji Santoso.

Untuk bisa meraih hasil maksimal itu kata Aji sebelum laga Jum’at akan menggelar latihan ringan Kamis sore di stadion Surajaya, stadion kebanggaan warga Lamongan. "Kita akan latihan ringan-ringan saja dan volumenya tidak banyak, ya hanya satu jam untuk menjaga kebugaran," pungkasnya. jir