Beberapa pemohon paspor di Kantor Imigrasi Tanjung Perak antri secara tertib, Senin (8/4/2019) kemarin. Pemohon kini bisa mengikuti jam antrian sesuai pendaftaran antrian online yang sudah daftar melalui aplikasi APAPO. (SP/Hermi)

Laporan Hermi, Raditya M. Khadaffi (Tim Wartawan Surabaya Pagi)


Gebrakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, patut diacungi jempol. Ada terobosan berantas calo paspor. Mengingat, calo - calo telah membuat ketidak puasan masyarakat terhadap pelayanan paspor. Terutama dalam lima tahun terakhir. Kini, mulai awal tahun 2019, kantor Imigrasi Tnj Perak memberikan pelayanan cepat yang menghadirkan aplikasi berbasis online. Aplikasi ini untuk memberikan kecepatan dalam pengurusan online, sejak awal hingga akhir. Wartawan Surabaya Pagi sendiri, merasakan kecepatan pelayanan tanpa pungli, langsung berhubungan dengan petugas layanan yang umumnya berusia milenial.

Hari Kamis (4/4/2019) lalu, datang pukul 09.00, wartawan Surabaya Pagi, tanpa calo dan langsung dilayani. Kebetulan pagi itu jaringan foto, sedang trouble. Wartawan Surabaya Pagi bersama keluarga diminta menunggu di rumah, setelah minta nomor HP. Petugas segera menghubungi lewat telepon seluler saat jaringan foto terkonek.

Pelayan-pelayan muda ini layani dengan tingkat keterampilan memadai. Tak sampai lima menit, urusan foto dan klarifikasi data rampung. Giliran selanjutnya membayar biaya administrasi melalui bank.

Berhubung pembayaran sudah sore, petugas pelayanan telah pulang. Alhamdulillah, besok pagi, paspor telah selesai, tanpa dikenakan biaya satu sen pun.

Pangkas Pelayanan

Sebelum tahun 2019, masyarakat pengguna paspor kerap dibuat kurang puas dalam pelayanannya. Mereka Sering menunggu lama, bahkan antrian pun sudah dimulai sejak waktu subuh. Kini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, sudah memangkas pelayanan yang lalu dengan menghadirkan aplikasi bernama Antrian Pendaftaran Passport secara Online (APAPO).

Kasi Lalu Lintas Kemigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak Guntur S. Hamonangan, menyebut, inovasi APAPO ini diluncurkan oleh Kepala Imigrasi Tanjung Perak, Romi Yudianto, SH., MH. Tujuannya memberikan pelayanan yang cepat, karena penumpukan antrian di Kantor Imigrasi Perak, telah dipangkas.

"Dengan versi yang yang sekarang, pelayanan passpor satu orang bisa selesai dalam jangka 2-3 menit," kata Guntur saat ditemui Surabaya Pagi, diruang kerjanya Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Senin (8/4/2019) pagi.

Tentukan Sendiri Waktu

Kantor Imigrasi Tanjung Perak, tambah Guntur, mulai melayani sejak pukul 08.00 wib sampai pukul 16.00 WIB, pemohon paspor yang menggunakan aplikasi APAPO ini bisa menentukan sendiri jam datangnya untuk ke kantor Imigrasi. Sehingga tidak terjadi penumpukan seperti pelayanan sebelumnya.

"Seperti yang bisa dilihat, dari jam 08.00 sampai jam 09.00 ada 40 orang, jam 09.00 sampai jam 10.00 ada 30 orang,. Untuk satu hari bisa 200 pemohon paspor di kantor imigrasi Perak ini. Jadi sudah ditentukan jamnya. Orang dapat sore tidak mungkin datang di pagi hari," pungkasnya.

Tidak Ada Calo

Dengan Aplikasi APAPO, lanjut Guntur, sedikit demi sedikit praktik calo bisa dibabat habis. “Karena dengan sistem aplikasi online ini, mengharuskan pemohon yang bersangkutan harus daftar lebih dahulu lewat aplikasi. Dan pemohon datang ke kantor Imigrasi pada jam yang ditentukan menunjukkan pendaftaran online itu ke petugas,” tegas Guntur.

Guntur menjelaskan wilayah Kantor Imigrasi Tanjung Perak dalam sehari bisa melayani 600 pemohon passpor, dengan dibagi di wilayah lain, seperti Kantor Imigrasi Tanjung Perak melayani 200 passpor, di ULP Gresik 150 passpor, UKK Bojonegoro sebanyak 150 passpor, di Mall Pelayanan Publik Lenmarc Surabaya 100 passport. "Jadi dari berbagai permintaan, kita buka ULP diGresik, ada UKK di Bojonegoro, baru-baru buka lagi di mal pelayanan publik di Lenmarc dan total 600 pasport dalam sehari," Ungkapnya.

Imigrasi Masuk Mall

Lebih lanjut, Inovasi dari Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, Romi Yudianto, kata Guntur dijelaskan bahwa di Mal Pelayanan Publik Lenmarc dibuka dengan mengikuti jam kerja Mall dengan shift pagi dan shift malam pada jam 10.00 WIB hingga jam 22:00 WIB.

"Dan itu banyak diapresiasi oleh masyarakat mengingat kalau jam sorenya mereka tidak perlu ijin atasan untuk buat passport dan tidak perlu ijin sekolah buat anaknya yang buat pasport karena ambil input diwaktu sore," pungkasnya

Dijelaskannya, pada saat pendaftaran online di Lenmarc orang yang daftar mengisi terlebih dahulu di web yang sudah tersedia di Lenmarc yang kemudian tinggal scan sehingga tidak perlu menulis manual di berkas Perdim lagi dan foto setelah itu langsung cetak dan tanda tangan.

Setelah dibuat, berkas oleh petugas kantor dibawa dan dicetak di kantor Imigrasi yang kemudian diserahkan kembali ke Mall Pelayanan Publik Lenmarc. Jadi pemohon tak perlu lagi ke kantor Imigrasi.

"Kedepan semoga di Lenmarc oleh pak Romi masih berusaha dan ingin membuat server di sana, jadi foto, membuat passport dan mencetaknya langsung di Lenmach sendiri. Dan saat ini khusus mal Lenmarc saja yang ada karena bekerja sama akan tetapi kalau mall lain ingin membuka juga, kantor Imigrasi welcome," jelasnya.