•   Rabu, 23 Oktober 2019
SGML

Resmi Dilantik, Pessandra Malaysia Fokus Wujudkan Lembaga Pendidikan

( words)
PCI Pessandra Malaysia saat berpose bersama dengan pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, KH. And Ghofur. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYAPAGI.com, Malaysia - Pengurus Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) Cabang Istimewa Malaysia resmi dilantik, bersamaan dengan pelantikan PCI NU Malaysia Ranting Perdamas, dan Pertemuan Akbar Perdamas ke 28, di Aula Villa Titiwangsa No 12 Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (5/1/2019).

Pessandra cabang pertama di luar negeri ini dilantik setelah sebelumnya menggelar Konfercab pke I di Adamson Hotel Kuala Lumpur Malaysia Selasa (1/1/2019).

Pelantikan Pessandra Malaysia ini terasa cukup istimewa karena langsung dihadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Prof. DR. KH. Abd Ghofur, bersama jajaran pengurus Pessandra Pusat, perwakilan KBRI, PCI NU Malaysia, Ansor, Muslimat, Fatayat dan Pengurus Perdamas, serta ratusan alumni dari berbagai daerah.

Ketua PCI Pessandra Malaysia Nur Fitri usai dilantik menyebutkan, kalau kepengurusan dibawah komando dirinya siap mengabdikan dan berjuang di dalam thoriqot pendidikan, dan bertekad mewujudkan lembaga pendidikan.

"Dimasa periode kepemimpinan saya ini, saya dan pengurus lainnya bertekad untuk mewujudkan lembaga pendidikan berjenjang, semoga niat kami ini secepatnya bisa terwujud mohon doa restunya," kata alumni lulusan tahub 92 Madrasah Aliyah Sunan Drajat.

Dipilihnya mendirikan lembaga pendidikan ini kata Nur Fitri, karena selama ini organisasi perkumpulan warga perantauan asal Indonesia di Malaysia, belum ada yang sampai memikirkan mendirikan lembaga pendidikan.

Yang ada selama ini hanyalah sebatas berkumpul dan bersilaturahmi dan melakukan kegiatan sosial, sehingga perlu untuk lebih fokus dan harus ada endingnya untuk kemaslahkatan ummat.

"Kami ingin organisasi Pessandra di Malaysia ini tidak sekedar hanya ingin menjalin silaturahim saja tapi lebih dari itu, salah satunya mendirikan lembaga pendidikan, agar kita di perantauan lebih bermanfaat untuk masyarakat, khususnya alumni Sunan Drajat," terangnya.

Lembaga pendidikan yang akan dipilih kata Nur Fitri mulai pendidikan non formal TPQ dan Diniyah, dan lembaga Formal mulai tingkat TK hingga SMA sederajat, syukur-syukur bisa sampai mendirikan perguruan tinggi cabang.

"Saat ini kami sudah melakukan komunikasi dan loby-loby bagaimana bisa memiliki hak atas tanah langsung yang diakui oleh Kerajaan Malaysia dengan nama Pessandra, dan kami yakin dengan dibantu pengurus lainnya Insya Allah bisa teralisasi dalam masa kepengurusan saya," kata Nur Fitri dengan nada optimis.

Selain mendirikan lembaga pendidikan, dalam waktu dekat PCI Pessandra Malaysia juga akan menjalin kerja sama dengan BMT Sunan Drajat untuk pengiriman uang dari Malaysia ke Indonesia, dan jual beli tiket.

"Untuk jangka pendek ini yang akan kita lakukan melayani pembelian tiket pesawat dan pengiriman uang, kerja sama dengan BMT Sunan Drajat," pungkasnya. jir

Berita Populer