Ilustrasi gejala putus kafein, Foto: cheatsheet.com

SURABAYAPAGI.com - Kopi telah menjadi minuman wajib bagi beberapa orang. Di balik rasanya yang nikmat, kopi mempunyai efek samping karena kandungan kafein di dalamnya.

Kafein merupakan zat stimulan yang paling banyak dikonsumsi orang-orang. Kafein bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat secara kimiawi. Meskipun aman dikonsumsi, kafein dapat menimbulkan efek ketergantungan.

Jadi jika sudah terbiasa mengkonsumsi kafein dan tiba-tiba berhenti, seseorang akan terkena gejala putus kafein. Berikut beberapa gejala yang terjadi di tubuh saat putus kafein atau caffeine withdrawal. Berikut beberapa gejala ketergantungan lainnya yang juga dapat muncul di antaranya:

- Sakit kepala

- Lemas

- Tidak enak badan, seperti mau flu

- Nyeri otot

- Sembelit (susah buang air besar)

- Mual

- Mudah mengantuk

- Depresi

- Merasa grogi

- Cenderung merasa bad mood

Gejala tersebut pada umumnya muncul 12 hingga 24 jam setelah konsumsi kafein terakhir dan dapat bertahan dalam hitungan dua hingga sembilan hari. hs