Ilustrasi mengalami pusing, Foto: lavenita.com

SURABAYAPAGI.com - Sama-sama menyerang bagian kepala, pusing dan sakit kepala sering dianggap hal yang serupa. Banyak orang mengira kalau pusing dan sakit kepala memiliki makna yang sama. Padahal keduanya memiliki gejala dan cara penanganan yang berbeda. Berikut perbedaan antara pusing dan sakit kepala.

1. Gejala

Pusing menyebabkan pandangan orang menjadi berputar. Gejalanya kadang disertai dengan keluhan mual atau muntah. Penderita pusing juga akan terganggu keseimbangannya bahkan sampai terjatuh.

Berbeda halnya dengan sakit kepala, penyakit ini menimbulkan rasa nyeri pada seluruh atau sebagian kepala saja. Rasa nyeri dapat bersifat tajam, seperti ditindih benda berat atau seperti diikat. Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba atau perlahan-lahan, mulai dari beberapa menit hingga jam.

2. Penyebab

Pusing biasanya disebabkan oleh beberapa kondisi tertentu. Seperti infeksi telinga dalam, migrain atau sakit kepala sebelah, tekanan darah rendah (hipotensi). Kadar gula darah rendah (hipoglikemia), kurang sel darah merah dan zat besi (anemia), kekurangan cairan (dehidrasi) hingga stres psikologis dan kecemasan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami pusing.

Sakit kepala bisa disebabkan karena kurang istirahat, konsumsi alkohol berlebihan, benturan di kepala, infeksi gigi dan rongga mulut hingga sinusitis atau infeksi saluran napas lainnya. kd