M. Yusuf (23) asal Gresik diamankan ke Polda Jatim, Kamis (6/12). FOTO SP/ANTOK

Hendarwanto, Ali Mahfud

Tim Wartawan Surabaya Pagi

Mahasiswa S2 Hubungan International di perguruan tinggi negeri Surabaya ini mendapat julukan ‘Playboy Kampus’. Pasalnya, ia berhasil mempedayai enam pacarnya yang berstatus mahasiswi. Bahkan, ke-6 wanita itu bersedia berpose tanpa busana alias bugil. Playboy itu diketahui bernama M. Yusuf (23), warga asal Gresik. Saat ditangkap polisi, ia mengaku ketagihan. Lho kok?

-------

Tampang Yusuf tak terlalu tampan. Ia juga berkaca mata. Namun soal perempuan, ia jagonya. Cewek yang jadi sasarannya pun tak sembarangan. Yusuf mencari pacar dari kalangan mahasiswi Surabaya. Untuk berkomunikasi, dia selalu menggunakan aplikasi video call WhatsApp dan Line.

Di tengah berkomunikasi itu, Yusuf meminta pacarnya berpose tanpa busana alias bugil. Ini dilakukan karena Yusuf mengaku ketagihan melakukan video call WhatsApp dan menyuruh korban telanjang untuk memenuhi kepuasan hasrat lelakinya.

Rupanya ia sering melihat film porno, hingga kerap meminta pacaranya untuk mengirim video dan foto bugil kepadanya. Setelah berhasil membuat foto dan video itu, Yusuf menyebarkannya ke sejumlah media social (medsos). Antara lain, WhatsApp, Line, situs website dewasa pribadi dan Instragram.

“Ya, untuk kesenangan pribadi saja menyebarkan foto dan video wanita tanpa busana,” ucap Yusuf saat diamankan ke Mapolda Jatim, Kamis (6/12/2018) kemarin. Bahkan, lanjutnya, hal itu sudah melakukan perbuatannya sejak tahun 2013 hingga 2018 ini.

Modus operandinya, sejak awal berpacaran tersangka sudah meminta foto bugil milik korban. Ia juga biasa menggunakan aplikasi video call dengan pacarnya. Semula ia merayu dengan berbagai cara agar sang pacar mau.

Setelah sekali menuruti kemauan tersangka, Yusuf terus meminta korban untuk mengirimkan foto bugil lain dengan berbagai macam gaya dan menggunakan alat bantu.

Perbuatan itu terus dilakukan hingga tersangka putus dengan pacar-pacarnya. Korban yang mulai enggan akhirnya memilih untuk tidak mengirimkan lagi foto bugil miliknya. Dari situ, ia kemudian menyebarkan foto tersebut dengan mengunggahnya ke internet melalui situs penyedia konten pornografi.

Ini diketahui pada Oktober 2018 lalu. Saat itu korban mendapati akun Instagram martisharon 22 memposting foto fulgar diri korban. Juga di situs www.xvideos.com akun dengan nama Hazelnut memposting video fulgar diri korban.

Korban Diancam

Saat korban menolak menuruti permintaan mengirim foto-foto bugil, Yusuf mengirimkan pesan ancaman melalui Instagram dan Whatsapp. Jika tidak mengirimkan, maka video dan foto akan disebar kepada rekan-rekan, keluarga dan dikirim ke kampus melalui media sosial maupun ke website porno.

Ternyata, Yusuf sudah mengunggah video pacar-pacarnya itu ke website www.xvideos.com. Yusuf selama ini memang menyimpan foto dan vido vulgar milik korban.

"Waktu awalnya biasa, karena kan saya juga terbiasa melihat film porno. Terus ada rasa penasaran dan kepuasan. Tujuannya untuk kepuasan saja," ujar Yusuf ditanya motif menyebarkan foto dan video bugil enam pacarnya itu.


M. Yusuf (23) asal Gresik diamankan ke Polda Jatim, Kamis (6/12). FOTO SP/ANTOK

Motif Pelaku

Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menyebut tersangka melakukan perbuatannya untuk kepuasan batin semata. Hingga saat ini, Polda Jatim masih mendalami terkait dugaan motif lain.

"Belum ada indikasi motif lain hingga saat ini. Polda Jatim masih akan mendalami terkait adanya dugaan untuk pemerasan uang dan sebagainya," terang AKBP Arman di Mapolda Jatim, Kamis (6/12) kemarin.

Setelah menerima laporan korban, subdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur melakukan penyelidikan. Kemudian menangkap Yusuf di rumahnya di Gresik.

Barang bukti yang disita dari tersangka berupa unit laptop merk HP warna hitam, telepon seluler merk ASUS tipe X009DA warna abu-abu, telepon seluler merk OPPO tipe CPH1729 warna emas, telepon seluler merk ASUS tipe Zenfone 5 warna hitam dan hardisk eksternal merk Transcent warna hitam ukuran 1TB.

"Pelaku melakukan kejahatan asusila ini mulai 2013," ungkapnya.

Yusuf pun ditetapkan tersangka dan ditahan. Ia dijerat pasal 27 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mentransmisikan dan/atau mendistribusikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan kesusilaan.

Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang setiap orang dengan sengaja tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Isi Laptop Tersangka

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi menambahkan Yusuf menyimpan banyak foto-foto di laptopnya. Ada juga foto-foto korban yang tersimpan di laptop.

"Kalau di laptopnya ada ribuan gambar gitu. Yang lain masih kita bongkar-bongkar semuanya karena kan baru kemarin kita nangkapnya, terus kita rilis," kata AKBP Harissandi.

Selain foto, Yusuf juga menyimpan video bugil para korbannya. Polisi ditegaskan Harissandi masih melakukan pengembangan penyidikan. "Jadi dia itu sama korban-korbannya, ini mengaku lagi sudah 15 orang korbannya yang dia simpan videonya," sambung Harissandi.

Unair Membantah

Sementara itu, pihak Universitas Airlangga (Unair) membantah tersangka penyebar video bugil pacar merupakan mahasiswanya.

"Kalau di S1 ada nama yang sama dengan nama pelaku, tapi bukan yang fotonya di berita yang sedang banyak beredar dan mahasiswa S1 itu juga masih datang ke kampus," ujar Kepala Pusat Informasi Humas Unair, Suko Widodo dalam keterangannya, Kamis (6/12/2018)

Pihak kampus menurut Suko sudah mengecek data mahasiswa S2 jurungan Hubungan Internasional. Tapi dipastikan tidak ada nama M Yusuf. "Saya sudah kroscek, kalau pernyataan itu tidak didukung dengan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) pelaku," tandas Suko. n