Reaksi pemain Juventus Cristiano Ronaldo usai diberi kartu merah dalam pertandingan Liga Champions antara Valencia melawan Juventus di stadium Mestalla, di Valencia, Spanyol, (20/9).

SURABAYAPAGI.com, Turin - Reuni penyerang Juventus Cristiano Ronaldo dengan Manchester United akhirnya akan terwujud bulan depan. Sebab, UEFA telah memutuskan CR7 hanya akan diskors satu pertandingan untuk kartu merahnya di Liga Champions.

Ronaldo diusir secara kontroversial dalam kemenangan Nyonya Tua atas Valencia, 2-0, pada laga Grup H, pekan lalu. Insiden ini hampir membuatnya dihukum tiga pertandingan. Larangan tiga pertandingan memungkinkan Ronaldo absen dalam pertandingan melawan United di Old Trafford pada 24 Oktober dan kemudian di Turin pada 8 November.

Ronaldo dianggap wasit menarik rambut Jeison Murillo dalam insiden bola mati. Wasit Felix Brych yang saat itu bertugas sempat berkonsultasi dengan asistennya di belakang gawang. Tidak lama kemudian ia langsung menghadiahi kartu merah kepada pemain 33 tahun itu. Ronaldo sempat menangis dan menggumamkan “aku tidak bersalah” saat meninggalkan lapangan. Itu menjadi kartu merah pertama di Liga Champions sepanjang kariernya.

Tidak seperti sistem di Liga Primer Inggris yang secara otomatis langsung menjatuhkan larangan tiga pertandingan untuk perilaku kekerasan, hukuman UEFA lebih didasarkan pada kasus per kasus. Larangan satu pertandingan diberikan secara otomatis, tanpa hak banding.

Tetapi peraturan UEFA memungkinkan otoritas sepak bola Eropa ini menambah atau mengurangi hukuman. UEFA akhirnya memutuskan hanya memberinya satu hukuman larangan pertandingan.

Dengan ini eks pemain Los Blancos dipastikan tidak ikut perkuat Juve saat pertandingan Liga Champions berikutnya. Tim asuhan Massimiano Allegri akan menjamu klub Swiss, Young Boys, di Stadion Allianz, Turin pada Rabu (3/10).

Ronaldo akan ikut memperkuat Juventus saat melawan Iblis Merah, 24 Oktober WIB. Ini menjadi kepulangan pertamanya ke Old Trafford semenjak mencetak gol tanpa melakukan selebrasi pada 2013 lalu.

CR7 telah memenangkan trofi Liga Champions tiga kali berturut-turut ketika Madrid mengalahkan Liverpool di final musim lalu. Bintang Portugal itu memutuskan mencari tantangan baru di Serie A, setelah menetap begitu lama di Madrid.