Kapolda Jatim Irjen Lucky Hermawan saat bersilaturahmi di PP Sunan Drajat Paciran Lamongan. FOTO: SP / MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru dua minggu dilantik menjadi Kapolda Jawa Timur, Irjen Lucky Hermawan terus melanjutkan safarinya ke sejumlah ormas dan pemangku Pondok Pesantren di Jatim.

Kali ini orang nomor satu di Polda ini bersilaturahmi ke KH Abd Ghofur pemangku Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, Rabu (26/9/2018).

Mantan Wakabaintelkam Mabes Polri ini, selain bersilaturahmi dengan pemangku Pondok Pesantren yang juga keturunan Sunan Drajat bersama ribuan Santri Sunan Drajat.

Bahkan Kapolda dalam silaturahminya ini memberikan hadiah sepeda angin kepada perwakilan santri dan santriwati, yang berhasil menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Acara silaturahmi ini dipusatkan di Masjid yang ada di area Pondok Pesantren tertua di Jawa ini. Sebelum bertemu ribuan santri, Kapolda dijamu makan siang di kediaman KH Abd Ghofur dan dilanjut sholat jamaah duhur.

Kapolda hadir ditemani sejumlah perwira Polda Jatim, bupati Lamongan H Fadeli bersama jajaranya, dan Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung juga bersama jajaranya.

Kapolda dalam sambutanya menyebutkan, kalau baru dua minggu ini dirinya mendapat amanah memimpin Polda Jawa Timur. Agar kedepanya dalam mengemban amanah ini bisa berjalan dengan baik, ia harus kulonuwun (permisi red) ke sejumlah ulama dan kiai, seperti saat ini bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat.

"Saya kulonuwun ke pak kiai dan ulama, mohon doa restunya saya bisa mengemban amanah ini dengan baik, apalagi kedepanya tahun 2019 ada hajatan Pemilu yakni pileg dan pemilihan presiden,"aku Kapolda dihadapan ribuan santri dan undangan yang hadir.

Lucky menyebutkan, dengan meminta dukungan dan doa restu para pemangku pondok, pihaknya berharap agar di tahun politik ini kondisi Jatim tetap kondusif, aman dan terkendali.

Selain itu, Lucky juga berharap dalam tahun politik ini tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Dengan dukungan para tokoh agama, para kyai dan para santri, kondisi Jatim akan tetap kondusif, aman dan terkendali," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda berpesan kepada para santri untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban dan tidak terpengaruh berita Hoax. Kepada para pengasuh Ponpes, Lucky meminta mereka untuk sabar dan telaten dalam mendidik santri.

"Saya menghimbau untuk tidak termakan isu yang belum jelas sumber dan validitasnya, serta menghimbau untuk turut serta menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Lamongan," harapnya.

Sementara, pengasuh PP Sunan Drajat Paciran Lamongan, KH Abdul Ghofur yang menerima kedatangan Kapolda Jatim meminta maaf karena kedatangan Kapolda Jatim di Ponpes Sunan Drajat belum bisa dijamu dengan baik. Selain itu, KH Abdul Ghofur juga berpesan kepada Kapolda Jatim dan jajarannya untuk menjaga keamanan di Lamongan dan Jatim secara keseluruhan.

"Saya hanya bisa mendoakan semoga kita bisa masuk surga secara bersama sama dan terima kasih atas kedatangan bapak Kapolda Jatim di Ponpes Sunan Drajat yang merupakan Ponpes tertua di Indonesia dan satu satunya peninggalan dari walisongo yang masih berdiri kokoh," jelasnya.

Di akhir kunjungannya, Lucky juga berkesempatan untuk menerima pengalungan sorban dari pengasuh PP Sunan Drajat Lamongan, KH Abdul Ghofur. Penyerahan sorban dari KH. Abdul Ghofur kepada Kapolda Jatim ini sebagai tanda Kapolda Jatim telah menjadi bagian dari keluarga besar Ponpes Sunan Drajat Lamongan. jir