Emil Elestianto Dardak

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dipilih menjadi peserta Harvard City Leadership Initiative 2018, Kabupaten Trenggalek mendapat pendampingan penuh, selama setahun dari Perusahaan besar sekelas Bloomberg yang bekerjasama dengan Universitas terbaik di dunia Harvard University.

Emil Elistianto Dardak pun mengatakan, "Tadi saya sampaikan pada saat pelantikan, sekembalinya saya dari Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di New York, menjadi keberkahan bagi Kabupaten Trenggalek, kepergian saya justru menjadi awal, dari pendamping mereka selama setahun," terangnya.

Suami Arumi Bachsin ini juga menyampaikan, mereka ingin pihaknya bersama dengan 40 daerah yang dipilih bisa menjadi percontohan. "Bagaimana Harvard dan Bloomberg bisa mendampingi salah satu inisiatifnya, untuk kemudian dijadikan sebagai pilot projects," ungkap Emil.

Beberapa pendampingan yang bisa dipilih, yang pertama, apakah mau memilih menggunakan data analisis dengan mengekstraksi data. Kemudian membuat satu kebijakan yang berbasis data tentunya. Kemudian yang kedua pilihannya adalah inovasi, bagaimana kita melakukan eksperimen kebijakan dengan step by step yang selama ini diterapkan oleh Harvard University, dan Harvard Cenedy School and Goverment," imbuhnya.

Sedangkan yang ketiga adalah colaboration, membangun kolaborasi antar element untuk bisa efektif lagi mendorong pembangunan, karena tidak mungkin hanya Pemerintah saja sepihak tanpa peran dari lintas element.

"Tiga track ini akan ditentukan setelah susulan, keberangkatan dua pejabat Trenggalek dalam hal ini salah satunya, Wabup H.Moch Nur Arifin yang akan berangkat pertengahan bulan Agustus," terang Emil Dardak.

Menjadi salah satu kehormatan dan suatu hal yang diluar dugaan, Kabupaten Trenggalek yang merupakan daerah terpencil dan relatif kecil di pesisir selatan Jawa Timur, turut diundang dan menjadi satu-satunya wakil dari wilayah Asia, dalam Bloomberg Harvard City Leadership Initiative 2018.har