Ilustrasi penganiayaan.

SURABAYAPAGI, Surabaya - Lantaran tak bisa membayar minuman beralkohol di kafe Broadway jalan Mayjend Soengkono Surabaya, seorang oknum TNI AD bernisial GT mengamuk,Selasa (19/6) dini hari. Oknum TNI AD yang berpangkat Prada dan berdinas di Yon Ben kang / Rel Sepur Kota Baru Malang membuat kerusuhan setelah ditolak membayar minuman menggunakan handpone kepada kasir.

Informasi yang dihimpun SurabayaPagi.com menyebut jika kerusuhan dipicu lantaran oknum TNI itu tak bisa membayar minuman seharga Rp 350 ribu. Sebelum datang ke kafe tersebut, GT bersama tiga rekannya sudah dalam keadaan mabuk.

"Begitu masuk sudah mabuk sebenarnya, lalu minum-minum. Pas bayar ngaku ke kasir tidak punya uang. Dia kasih handponenya ke kasir untuk jaminan. Tapi gak mau kasirnya lah, itu (si oknum) akhirnya marah-marah," ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Sementara itu, kondisi kafe mencekam lantaran GT dengan bertelanjang dada mengamuk sejak di dalam hingga di luar kafe. GT juga merusak mobil milik pengunjung yang terparkir di depan kafe.

Mendapat hal tersebut, polisi yang menerima laporan mendatangi lokasi kejadian bersama dengan anggota Denpom V Brawijaya dibantu Gartap III Surabaya megamankan pelaku yang sudah ditinggal tiga temannya.

Akibat kejadian itu, sebuah mobil Nissan bernopol W-1788-BB mengalami kerusakan pada kaca belakang setelah di hancurkan pelaku.fir