Keybord

SURABAYAPAGI.com - Sebuah penelitian menemukan keyboard komputer menyimpan sekitar 400 kali lebih banyak bakteri daripada di toilet. Padahal Toilet hanya memiliki 50 bakteri per inci persegi.

Salah satu rumah sakit di Chicago, Amerika Serikat menemukan, keyboardkomputer memiliki bakteri Staphylococcus seperti MRSA yang tahan terhadap obat-obatan. Rumah sakit di Belanda meneliti 100 keyboard dan menemukan 95 di antaranya positif ada Streptococcus, Staphylococcus, dan mikroorganisme parasit atau patogen.

Melihat berapa lama pengguna menggunakan komputer menjadi sangat dimengerti seberapa kotornya keyboard. Belum lagi saat menggunakan pengguna juga melakukan hal lain seperti makan, berbicara, bersin, dan batuk setiap waktunya.

Dilansir situs Business Insider, Selasa 1 Mei 2018, berikut ini beberapa fakta untuk membersihkan keyboard.

Waktu bersihkan

Kebanyakan ahli mikrobiologi sepakat, keyboard komputer dan juga mejanya harus dibersihkan setidaknya satu kali dalam seminggu.

Untuk keyboard yang ada di rumah sakit, dokter dan perawat dari National Center for Health Research (NCHR) menyatakan keyboard harus dibersihkan lebih sering.

Sering cuci tangan

Sebaiknya untuk menjaga kebersihan keyboard komputer, sering-seringlah untuk mencuci tangan saat sedang bekerja dengan komputer.

Cara bersihkan

Bersihkan dan gunakan disinfektan sebenarnya sudah cukup untuk mengurangi bakteri datang. Pertama, matikan komputer dan cabut semua listrik sebelum membersihkannya. Lalu bersihkan semua remah atau kotoran lainnya dengan sebotol kompres udara, sebelum mengelap tombolnya.

Ahli kebersihan, Melissa Maker menyatakan, untuk menggunakan campuran air dan alkohol dan gunakan lap untuk membersihkannya. Bisa juga menggunakan cotton bud dan celupkan di alkohol lalu bersihkan sela antar tombol.

Sebaiknya ponsel juga dibersihkan dengan cara yang sama. Smartphone juga mampu menyimpan bakteri E.coli dan Streptococcus. Ahli mikrobiologi, Philip Tierno menyatakan sebaiknya bersihkan smartphone setiap hari.