Bupati H Fadeli berdiskusi dengan salah satu perwakilan perusahaan dalam JMF tahap pertama di Dinas Tenaga Kerja Lamongan. FOTO: SP/ MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Bila selama ini Job Market Fair (JMF) hanya digelar di tingkat Kabupaten, Bupati Fadeli berharap ada kegiatan serupa di tingkat kecamatan, dan bisa digelar bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di wilayahnya.

Perintah itu dia sampaikan kepada camat saat membuka JMF Lamongan Tahap I di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Rabu (25/4/2018), yang diikuti 26 perusahaan diantaranya berada di Kabupaten Lamongan dan sisanya berasal dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Rembang.

Disebutkan Fadeli, kalau JMF di gelar di Kecamatan untuk mendekatkan langsung dengan sasaran calon pekerja, dan juga memudahkan perusahaan dalam merekrut tenaga kerja. "Silahkan pak camat untuk memulai menata menggelar JMF, paling tidak bisa diawali dari Kecamatan Paciran dan Deket, karena dua wilayah ini sudah banyak perusahaan yang sudah operasional, "harapnya.

Apalagi lanjut Fadeli, dari data jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Tahun 2017 yang 4,12 persen atau sebanyak 26.300 orang tersebut, tersebar di wilaya kecamatan, sehingga pihak kecamatan harus memiliki data itu.

Sementara kepada Dinas Tenaga Kerja Fadeli mengingatkan agar memperbarui informasi di website mereka secara berkala. Jangan sampai info lowongan pekerjaan yang ditampilkan sudah kadaluarsa.

“Saat ini teknologi sudah berkembang pesat. Semua informasi sudah dapat diperoleh melalui media daring. Karena itu website Disnaker harus selalu memperbarui info lowongan kerja. Perusahaan mana saja yang membuka lowongan pekerjaan, dimana tempatnya dan apa saja kualifikasinya, semua harus diinformasikan secara up to date,” perintah Fadeli.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Moh. Kamil mengungkapkan bahwa pada JMF Tahap I Tahun 2018 ini bekerjasama dengan 40 perusahaan. Sebanyak 26 perusahaan diantaranya berada di Kabupaten Lamongan dan sisanya berasal dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Rembang.

Diungkapkan olehnya, perusahaan tersebut bergerak pada bidang perbankan, galangan kapal, produksi makanan dan minuman, swalayan, alas kaki dan medis.

Moh. Kamil melanjutkan, bahwa dari seluruh 40 perusahaan tersebut, membuka sebanyak 3.694 lowongan pekerjaan, yang terdiri dari 1.858 lowongan untuk laki-laki dan 1.836 perempuan.

“JMF yang tiap tahun diadakan oleh Pemkab Lamongan ini bertujuan untuk mendekatkan perusahaan yang membutuhkan pekerja dengan para pencari kerja. Sehingga dapat menurunkan jumlah TPT Kabupaten Lamongan, “ jelas dia.

Pada tahun ini, masih menurut Moh Kamil, Kepala SMK se-Kabupaten Lamongan telah melakukan MoU dengan beberapa perusahaan untuk melakukan JMF tingkat SMK. Sampai dengan saat ini SMK yang sudah mengadakan JMF tingkat sekolah yakni SMKN 1 Lamongan SMK 1 Sambeng.jir