Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi anti narkotika di lingkungan alumni pelajar tingkat SLTA bersama relawan BNNK Gresik. (SP/MIS)

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Upaya memerangi peredaran narkoba yang kini sudah mengkhawatirkan di daerah ini, terus digalakan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Salah satu upaya nyata dilakukan dalam memerangi obat haram tersebut, BNN Gresik kini membentuk relawan anti narkoba. Bahkan, relawan ini sejak tahun lalu 2017 sudah berjumlah 50 orang. Mereka ini berasal dari komunitas pendidik dan lingkungan.

Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Gresik, Nurhani, AMK mengemukakan bahwa relawan ini adalah mereka yang bersedia mengabdi secara ikhlas, tanpa pamrih, dan tanpa diberikan imbalan.

Namun mereka, memiliki kemampuan dan kepedulian sebagai penggerak penyebarluasan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta mampu mendorong aktivitas pencegahan secara mandiri baik di lingkungan kerja, pendidikan, dan masyarakat dimana mereka tinggal.  

“Artinya mereka sebagai penyuluh masyarakat yang memberikan pengetahuan dan pemahaman melalui sosialisasi bahaya narkoba,” ujar Nurhani.

Hanya saja sambung Nurhani, sebelum mereka terjun di masyarakat, tentu pihak memberikan pembekalan sebagai modal awal dalam menjalankan tugas tersebut. Dengan begitu, para relawan ini, memiliki pengetahuan tentang narkotika, cara berkomunikasi yang baik dengan audiens dan sebagainya.

“Ya, kita bekali cara advokasi, diseminasi, fasilitator dan lain,” tandas Nurhani. Mis