Khofifah-Emil Makin Kuat, Gus Ipul Minta Doa

 

SURABAYA PAGI, Surabaya – Meski baru tahap penetapan nomer urut pasangan cagub-cawagub, bukan berarti mesin politik Khofifah Indar Paransa-Emil Dardak maupun Saifullah Yusuf-Puti Guntur tak bergerak. Tim Pemenangan Khofifah menyebut elektabilitas pasangan yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, Nasdem, PPP dan Hanura ini terus meningkat. Benarkah?

 

Wakil Ketua Tim Pemenangan Khofifah -Emil, KH Asep Saifuddin Chalim, optimistis suara warga Nahdliyin akan lebih banyak memilih jagoannya. Karena, menurut Kiai Asep, pasangan Khofifah-Emil merupakan kader utuh NU, bukan setengah-setengah. "Kalau mereka kan setengah kader NU. Karena hanya Gus Ipul yang kader NU. Di kita itu utuh kader NU," kata Kiai Asep, Rabu (14/2/2018).

 

Ia membeberkan Khofifah sudah tiga kali berturut-turut menjadi Ketua Muslimat NU yang dipilih secara aklamasi. Sedangkan Emil merupakan mantan Pengurus Cabang Istimewa NU Jepang. Itu menjadi bukti bahwa jagoannya untuk Pilgub Jatim benar-benar murni kader NU semua. "Diperkirakan 70 persen warga Nahdliyin akan memilih Khofifah-Emil," tandasnya.

 

Kiai Asep menargetkan Khofifah-Emil menang dengan mendulang suara 65 persen. Dan itu dikatakan sangat riil. Sebab berdasarkan hasil survei, tren kecenderungan pemilihan Khofifah saat ini sudah melampuai Gus Ipul.

 

Meski begitu, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Pacet Mojokerto, itu mengimbau para relawan tetap kompak, dan terus melakukan pertemuan. Jika ada persoalan yang tidak bisa dipecahkan di lapangan, disarankan para relawan segera berkoordinasi dengan tim di atasnya.

 

Tolak SARA

Kemarin, Khofifah-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur ikrar bersama untuk menolak politik uang dan politisasi SARA dalam Pilgub Jatim 2018.

Kedua paslon ini menginginkan, proses kampanye yang dilakukan ke depan tidak menggunakan uang sebagai alat untuk kemenangan. Mereka juga menolak pelaksanaan kampanye dengan memakai isu SARA. Sebab, kedua komponen ini yang dinilai sebagai penyebab korupsi serta kisruh di setiap daerah.

 

"Acara ini menguatkan kembali komitmen masing-masing pasangan calon serta seluruh pendukungnya," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim, Aang Kunaifi di Hotel Majapahit, Surabaya, kemarin.

 

Gus Ipul Cuti

Pada hari yang sama, Saifullah Yusuf secara resmi menyerahkan surat cuti kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gus Ipul, panggilannya, mengajukan cuti karena maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.  Pengajuan cuti aparat negara saat maju dalam pemilu kepala daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Gus Ipul resmi mulai cuti berlaku sejak tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018.

 

"Banyak pengalaman dan hal baru yang saya pelajari ketika mendampingi Pakde, dan menjadi bekal saya untuk maju sebagai calon gubernur ini bersama Mbak Puti," ujar Gus Ipul.

 

Gus Ipul berjanji ketika terpilih nanti akan melanjutkan prestasi yang selama ini ditorehkan bersama Soekarwo. Gus Ipul juga meminta restu kepada Pakde Karwo untuk maju dalam Pilgub. "Saya minta doanya ke pakde karwo, semoga lancar sebagaimana kepemimpinan kami saat dua periode ini," kata Gus Ipul.

 

Menanggapi itu, Pakde Karwo mendoakan Gus Ipul bisa memenangi Pilgub 28 Juni 2018. "Bukan hanya kepemimpinan yang baik, melainkan satu sama lain harus saling melengkapi. Semoga menjadi Jatim Satu," kata Pakde. n rko/ifw



Komentar Anda



Berita Terkait