Mahasiswa STIK - PTIK sedang bertugas mengamati kemacetan arus lalu lintas di jalan raya di wilayah Gresik selatan. (SP/MIS)

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Belasan Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK - PTIK) kini berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Selama berada di kabupaten berjuluk kota pudak, mereka akan melakukan pengabdian kepada masyarakat (Dianmas). 

Diantara pengabdian itu seperti membantu mencari solusi terkait kemacetan yang terjadi di jalur Gresik selatan. Di simpang empat Legundi misalnya. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kombes Pol Drs. Bambang Wiji Pujohadi selaku Kabagjianpolmas Bidppitk Stik Lemdiklat Polri.

Disana, mereka mengamati setiap menit kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Sejumlah permasalahan berhasil di temukan. Misalnya, luas jalan kurang maksimal jika dilewati kendaraan besar.

“Apalagi dilewati angkutan industri yang kerap masuk ke dalam, maupun keluar Gresik. Dampaknya, kemacetan tak terhindarkan,” kata AKP Hemry Ferian salah satu mahasiswa STIK - PTIK.

Dia mengatakan, sudah ada antisipasi yang dilakukan di lapangan. Yaitu, menempatkan anggota di titik hambat. Melakukan rakayasa lalu lintas. Kemudian, melibatkan stake holder terkait.

Hemry menjelaskan, kedatangan mahasiswa STIK - PTIK tujuannya memberikan saran dan masukan untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Gresik.

Bahkan, kedatangan mereka mendapat apresiasi dari Bupati Gersik Sambari Halim Radianto. Pihaknya berharap mahasiswa STIK - PTIK ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan kemacetan yang terjadi di Gresik selatan.  

“Semoga kegiatan Dianmas dari STIK - PTIK ini bisa memberikan saran dan masukan. Sehingga kedepan dapat membantu serta bermanfaat bagi Kabupaten Gresik,” harap Sambari. Mis