Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo di acara “Workshop Data Driven Approach to Startup Investment Readiness” di Hotel Ciputra Surabaya. (SP/BYOB)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan meningkatkan kesiapan pengusaha rintisan (startup) untuk mengakses dan mendapatkan sumber permodalan non perbankan melalui acara “Workshop Data Driven Approach to Startup Investment Readiness” di Hotel Ciputra Surabaya hari ini, Selasa (6/2/2018). 60 startup alumni Startup World Cup dari Surabaya dan Malang menjadi peserta pada acara ini.

Fadjar Hutomo selaku Deputi Akses Permodalan Bekraf menyatakan, “kami (Bekraf) menyadari permodalan sebagai salah satu kendala pelaku usaha ekonomi kreatif memulai dan mengembangkan usaha. Maka, kami berikan pelatihan ini untuk memfasilitasi startup dalam meningkatkan kapasitas dengan memanfaatkan data internal dan eksternal dalam meningkatkan kinerja perusahaan,” ungkap nya

Pada kesempatan ini, Bekraf menghadirkan Head Of Corporate Secretary and Channel Management - SOLUSI247, Bagus Rully; CEO Inamart, Tanti Ruwani; perwakilan Jatim Ventura, Noor Alim, dan dosen Universitas Mercu Buana, Sri Yulianti Lubis. Para narasumber yang dihadirkan Bekraf ini membekali 60 startup yang hadir untuk meningkatkan pengetahuan bidang data science sebagai bagian dari big data, pengolahan data, dan analisa data.

Bagus Rully menyampaikan beberapa materi, yaitu “BIG DATA : Boost Business Productivity, Data Management Platform with YAVA (Apache Open Source), Big Data Processing with Hgrid, dan Privacy & Social Media in the Age of BIG DATA.” Tanti Ruwani menjelaskan “Disruptive Innovation Driven by AI” dan Sri Yulianti memberikan ringkasan di akhir acara.

Deputi Akses Permodalan Bekraf menggandeng Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf serta Deputi Infrastruktur Bekraf pada acara ini. Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah menginformasikan acara yang digelar Bekraf untuk ekosistem startup Indonesia. Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf, Muhammad Neil El Himam menjelaskan fasilitas infrastruktur TIK bagi startup. Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan menerangkan pengembangan pemanfaatan Big Data untuk startup.