Anggota DPRD Gresik saat melakukan sharing program di Trenggalek. (SP/HAR)

 

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan kunjungan ke DPRD Trenggalek. Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan sharing program tentang infrastruktur Trenggalek yang dinilai berjalan dengan baik. Seperti, penataan alun-alun yang menjadikan pusat perhatian publik serta berbagai hal yang bisa meningkatkan pengetahuan dewan dalam menyusun aspirasi untuk kepentingan masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiyana mengatakan sharing program ini dilakukan untuk dapat mencontoh Trenggalek dalam dal penataan tata ruang serta renovasi alun-alun.

"Selain bertukar pikiran soal penataan tata ruang alun-alun. Kunjungan ini dilakukan agar Gresik dapat lebih memaksimalkan infrastruktur serta alun-alun yang selama ini masih dianggap kurang maksimal,” ungkapnya.

Gresik memang termasuk daerah industri dengan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) yang mumpuni akan tetapi, terkait pembangunan alun-alun masih kalah dengan Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu, Nur Efendi wakil Ketua komisi III DPRD Trenggalek mengatakan, sebenarnya Trenggalek itu tidak ada yang istimewa jika dibandingkan kabupaten Gresik yang notabenya kota industri.  "PAD di tempat kami tidak besar dibandingkan dengan Gresik," ungkapnya.  

Ia menambahkan jika Trenggalek tidak melakukan pembangunan alun-alun, namun memang setiap tahunnya selalu ada renovasi, walaupun tidak terlalu besar. Ia juga menjelaskan bagian-bagian yang ada di dalam alun-alun Trenggalek yang terdapat panggung untuk kegiatan.

“Di kabupaten Trenggalek ini yang ada hanya panggung 360 yang bisa dan mampu untuk mengadakan kegiatan serta digunakan untuk even – even yang notabenya tingkat daerah maupun nasional dan letak di sekitar pesisir pantai prigi,” jelas Nur Efendi.har