Bagusnya Pengendalian Diri dan Performa Atlet Puslatda KONI Jatim

 

Anggota Tim Psikologi KONI Jatim, M. Wildan Rahmat Wahab, S.Psi. (SP/LUXINOVIASARI)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Setiap individu pasti mempunyai permasalahan dalam hidupnya. Adakalanya permasalahan itu bagi sebagian orang terasa ringan, namun ada pula yang merasa permasalahan menjadi berat sehingga mempengaruhi psikis dirinya.

Sama halnya dengan atlet, mereka sebagai seorang manusia juga pasti mempunyai permasalahan. Jika permasalahan tersebut tidak segera diselesaikan yang bahaya, itu akan mempengaruhi prestasi atlet.

Permasalahan-permasalahan yang biasanya dialami oleh atlet Puslatda KONI Jatim ini yakni perasaan trauma paska cidera.

“Menghilangkan trauma pasca cidera yang butuh intervensi. Habis cidera trus operasi kan biasanya trauma,” ujar M. Wildan Rahmat Wahab, S.Psi

Atlet yang mengalami cidera biasanya tidak bisa bermain total saat melakukan latihan. Jika hal ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi atlet tersebut. Trauma semacam ini dikategorikan sebagai permasalahan psikis berat, oleh karena itu tim psikologi akan melakukan intervensi.

“Tim psikologi harus menangani itu (permasalahan atlet, red) agar performa mereka (atlet, red) kembali bagus,” tambahnya.

Tidak hanya permasalahan yang berkaitan dengan pertandingan, namun permasalahan pribadi yang sekiranya akan menimbulkan dampak buruk bagi kemajuan atlet akan ditangani oleh tim psikologi.

“Apa saja permasalahan baik pribadi yang mempengaruhi prestasi dia, akan kita tangani,” tegas alumni psikologi Unesa ini.

Wildan menegaskan jika secara keseluruhan, problem solving atlet-atlet Puslatda KONI Jatim dalam hal psikologis dapat dikatakan bagus. Jarang sekali atlet-atlet Puslatda KONI Jatim yang karena permasalahan pribadinya  mempengaruhi prestasi keatletannya.

“Dalam tes pengendalian diri dan performa, rata-rata pengendalian diri dan performa atlet-atlet (Puslatda KONI Jatim, red) bagus,” ungkap Wildan mengakhiri.lx



Komentar Anda



Berita Terkait