Vicky Prasetyo akan menikahi Angel Lelga di Masjid Istiqlal, 9 Februari 2018 sekira pukul 16.00 WIB.

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Persiapan Angel Lelga dan Vicky Prasetyo yang akan digelar pada tanggal 9 Februari 2018 mendatang sudah mulai dilakukan. Salah satunya adalah katering untuk acara pernikahan.

"Kita akan menyiapkan katering makanan untuk akad tanggal 9 Februari 2018 di Istiqlal. Lalu dilanjutkan dengan resepsi keesokan harinya di Ancol. Untuk akad kita menyiapkan buat keluarga sebanyak 200-300 porsi. Kalau untuk resepsi sebanyak 3000 porsi," ujar pemilik katering Nendia Primarasa, Heru Pujihartono saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018)

Heru melanjutkan jika acara resepsi Angel Lelga dan Vicky Prasetyo akan dibagi menjadi dua sesi. "Untuk acara resepsi akan dibagi menjadi dua sesi, yakni dari jam 3 sampai jam 6 sore, kemudian dilanjutkan dari jam 6 sore hingga jam 9 malam," tambah Heru Pujihartono.

1 Milyar

Heru Pujihartono, pemilik katering Nendia Primarasa bersama istrinya Untuk biaya yang dikeluarkan, Heru Pujihartono menyebutkan yang dibayar Vicky Prasetyo dan Angel Lelga mencapai Rp 1 miliar. Semua itu tentu sebanding dengan kualitas yang diberikan oleh Nendia Primarasa. "Tentunya terimakasih sudah memilih Nendia Primarasa untuk akad dan pesta. Kami sebenarnya lebih memfokuskan pada pesanan. Kami pun sudah memberlakukan hal yang sama, kita memberikan diskon. Karena ini satu momen kita dipercya, kami memberikan kepercayaan sebuah sistem nilai-nilai yang jadi kesepakatan," ujar Heru. "Ada beberapa perubahan menu, mas Vicky suka banget coklat melted, selain cream soup. Jadi semua biaya itu mencapai Rp 800 juta dan bisa mencapai Rp 1 miliar. Karena itu belum dihitung dengan food store yang ada western dan menu Arab," tambahnya. Pihak Katering Beri Diskon

Angel Lelga (Instagram/angellelga) Menghabiskan anggaran nyaris mencapai Rp 1 miliar tentu saja tidak semuanya akan dibayarkan. Heru mengaku pihaknya memberikan diskon kepada Vicky Prasetyo dan Angel Lelga yang merupakan pasangan selebritis. "Kita biasa melakukan dan memberikan diskon mencapai 20-30 persen. Tinggal nanti finalnya, seperti apa menjalin komunikasi yang bagus ya, bukan hanya layaknya konsumen dan produsen," ujar Heru. Salah satu pegawai Heru, Arief menambahkan pemberian diskon merupakan sesuatu yang wajar dibelikan. "Sebenarnya sama seperti klien lain. Paling lebih istimewa karena public figure. Intinya kita tetap profesional," ujar Arief.lx/lpt