Israel Tangkap 520 Warga Palestina

 

Tentara Israel menahan seorang Palestina yang melakukan aksi protes di Tepi Barat, Desember 2017 lalu.


SURABAYAPAGI.com - Hingga sebanyak 520 warga Palestina dilaporkan telah ditangkap dan ditahan tentara kependudukan Israel selama bulan Januari lalu. Jumlah tersebut termasuk 92 anak laki-laki dan 18 wanita serta anak perempuan.

Juru bicara Pusat Studi Tahanan Palestina, Riyadh Al-Ashqar mengatakan, di antara mereka yang ditahan terdapat 18 warga Palestina yang ditangkap di Jalur Gaza, termasuk di antarannya enam nelayan yang ditangkap saat tengah bekerja.

Ditambahkan laporan organisasi itu, salah satu warga Palestina yang ditahan yakni seorang remaja difabel bernama Hisham Ghoneem yang masih berusia 18 tahun. Dia ditahan saat berada di wilayah pinggiran Bethlehem.

Di antara mereka yang ditahan juga terdapat anggota dewan Palestina, Omar Mahmoud Abdel-Razeq (53) dari kota Salfit. Dia dilaporkan sempat diinterogasi selama berjam-jam sebelum akhirnya dibebaskan.

Di antara anak-anak yang ditahan, yang termuda adalah Said Sukkar yang masih berusia 11 tahun.

Serta beberapa remaja lainnya, yakni Ahmed Zaqzouq (14), Mohammed Al-Hajj (15) dan Ahmed Shalaldeh (16). Mereka sempat ditembak dan terluka ketika ditahan. Bahkan Shalaldeh dikabarkan terkena peluru tajam di bagian kaki.

Sementara, para wanita yang ditahan tentara pendudukan Israel dilaporkan sebanyak 15 orang perempuan dewasa dan tiga anak-anak.

Dilansir dari Middle East Monitor, ketiga anak perempuan yang ditahan masih bersaudara. Mereka ditangkap saat berada di dekat Masjid Ibrahim di Hebron.

Salah satu di antara tiga gadis bersaudara itu, Razan Abu-Sall harus menjalani hukuman 45 hari di penjara karena mengaku memiliki pisau.

Al-Ashqar menambahkan, pengadilan Israel telah mengeluarkan hingga 100 surat perintah administratif selama bulan Januari lalu, terdiri dari 46 surat perintah baru dan 54 pembaharuan. (kp/cr)



Komentar Anda



Berita Terkait