Ilustrasi.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Struktur perekonomian Jawa Timur menurut lapangan usaha tahun 2017, didominasi oleh tiga lapangan usaha utama, yaitu industri pengolahan dengan kontribusi sebesar 29,03 persen diikuti sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 12,80 persen dan perdagangan besar - eceran dan reparasi mobil - sepeda motor sebesar 18,18 persen.

"Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tahun 2017, lapangan usaha industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,66 persen. Diikuti perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,14 persen; konstruksi 0,63 persen; serta penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 0,41 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono dikantornya Surabaya, Senin (5/2/2018).

Sementara itu, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,17 persen. Lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh melambat dari 2,41 persen pada tahun 2016 menjadi 1,48 persen pada tahun 2017.

Curah hujan tinggi dan serangan hama di beberapa wilayah menyebabkan turunnya produksi tanaman pangan terutama padi. Faktor tersebut yang mengakibatkan sub kategori tanaman pangan terkontraksi sebesar -2,18 persen. Sedangkan pada lapangan usaha industri pengolahan tumbuh meningkat dari 4,44 persen pada tahun 2016 menjadi 5,69 persen pada tahun 2017.arf