Proyek SPAM Umbulan Didemo Warga

 

Warga saat mendatangi lokasi proyek penanaman pipa proyek SPAM Umbulan. (SP/DIR)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kerusakan jalan dampak dari proyek Umbulan dan jalan tol membuat warga Desa Warungdowo dan Pleret, Kecamatan Pohjentrek, marah. Senin (5/2/2018) kemarin, warga mendatangi lokasi proyek penanaman pipa proyek SPAM Umbulan. Kedatangan warga minta supaya proyek itu dihentikan sementara sebelum ada perbaikan jalan-jalan sekaligus penyelesaian dampak dari proyek tersebut.

“Sejak ada proyek penanaman pipa, jalan rusak. Sehingga warga harus melintas dengan cara mencari jalan alternatif. Dampak dari jalan alternatif itulah muncul berbagai permasalahan. Diantaranya, jalan berdebu. Kalau musim hujan jalanan becek dan licin. Belum lagi dampak lainnya,” jelas Zaenul, salah satu warga.
 
Dampak yang belakangan paling meresahkan, adalah bising lalu lalang kendaraan dan bising alat berat proyek. Untuk kondisi jalan yang rusak, permintaan warga agar secepatnya diperbaiki. Alasan warga, kalau jalan-jalan ini diperbaiki, lalu lalang kendaraan akan berkurang. Pasalnya, tidak ada kemacetan panjang.
Khusus untuk kendaraan proyek yang sangat mengganggu warga, mereka minta ada kompensasi. Diakui warga, selama kurang lebih lima hari seperti hidup bertahun-tahun dalam kebisingan. Suara alat berat proyek seakan tidak mengenal waktu.
 
“Pokoknya kami minta ada kompensasi. Paling tidak, kompensasi ini sedikit banyak dapat memberikan ketenangan kepada warga,” tandas lelaki tambun yang menyahuti omongan Zaenal tadi.
 
Aksi warga dimulai sekira pukul 08.30 wib. Belasan orang mendatangi lokasi proyek yang sekarang dalam tahap pengerukan lubang bakal menanam pipa air Umbulan berdiameter 1,9 meter. Dengan menenteng 4 buah jerigen, warga pun bergantian berorasi. Sesaat kemudian, warga yang membawa jerigen tadi menumpahkan ribuan bibit ikan lele ke lubang proyek.
 
Tidak puas begitu saja, warga pun beramai-ramai memancang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Lele hasil pancingannya dibakar ramai-ramai. Karena tidak satupun wakil dari pelaksana proyek yang merespon warga, akhirnya massa pun bergeser ke kantor pelaksana proyek SPAM Umbulan yang tidak jauh dari lokasi.
 
Ternyata setibanya di kantor, mereka tidak ada yang menemui. Warga makin marah, mereka berjanji tidak akan menghentikan aksinya sampai ada respon. “Kalau perlu tiap hari kami akan duduki lokasi proyek,” tegas warga.dir



Komentar Anda



Berita Terkait