Walikota Kediri Kembali Review Usulan Prodamas di Kopi Tahu

 

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat memberikan pelayanan secara langsung kepada warga. (SP/CAN)


SURABAYAPAGI.com, Kediri - Acara Kopi Tahu terus digelar Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar di seluruh Kelurahan. Tahun ini selain warga mendapat pelayanan secara langsung, juga untuk mereview sejumlah usulan warga di tahun lalu yang sudah direalisasikan maupun sedang dalam pengerjaan.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, Kopi Tahu tahun ini sedikit berbeda di tahun sebelumnya. Pasalnya, Pemkot Kediri tidak hanya membahas segala permasalahan warga namun juga memberikan pelayanan secara langsung. "Tahun ini dalam acara Kopi Tahu, warga secara langsung mendapat pelayanan kesehatan, kependudukan dan perizinan," ujarnya saat berada di Lingkungan Kresek Kelurahan Tempurejo, Jumat (19/1/2018) malam.

Salah satu hasil terwujudnya acara Kopi Tahu yakni seperti usulan Ny. Supriyani warga RT 14 RW 5, Kelurahan Tempurejo yang langsung ditindaklanjuti. Ia meminta untuk adanya penambahan bangunan baru di TK Darma Wanita Tempurejo I yang sudah terlalu sempit bagi siswa. "Usulan ini sudah direalisasikan dengan direhabnya Gedung TK pada tahun lalu, dan untuk penambahan gedung akan dilakukan di tahun 2018 ini," jelas Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Selanjutnya di Kelurahan Tempurejo, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar juga mereview usulan mengenai pembangunan pagar makam sepanjang 250 meter. Sebab usulan ini telah terealisasi melalui Prodamas RT 20 tahun 2017 dan pendoso telah terpenuhi pada Prodamas RT 19 tahun 2017.

Selain itu, di tahun ini warga kembali mengusulkan dan menyampaikan kondisi di wilayahnya. Yasin warga  RT 6 RW 1 menyampaikan kondisi di Jl. Babatan 1 tepatnya utara pom bensin ke arah barat minim pencahayaan penerangan. "Nanti kita lihat dulu, kita usahakan segera diberikan lampu penerangan jalan," jawab Abdullah Abu Bakar.

Lanjut Abdullah Abu Bakar, program Pemerintah Kota Kediri diantaranya, hibah bansos, taman kota, pembangunan gedung baru RSUD Gambiran dan Kampus 2 Politeknik Kediri. Adapula transportasi gratis bagi pelajar yakni angkot dan bus sekolah gratis, layanan halte bus dan angkutan umum, zona aman selamat sekolah, beasiswa mahasiswa bagi warga kurang mampu, seragam gratis bagi pelajar, English Massive, perpustakaan keliling, homecare, ambulan gratis, serta posyandu lansia dan balita.

Untuk diketahui, melalui acara Kopi Tahu ini, Pemerintah Kota Kediri tidak hanya menampung aspirasi masyarakat saja, namun benar-benar direalisasikan. Acara ini selain dihadiri warga setempat juga dihadiri Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Kediri. Can



Komentar Anda



Berita Terkait