Miftakhul siswa kelas 12 SMKN Kademangan yang bertanya ke polisi perihal surat tugas melakukan razia. (SP/LESTARI)

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar gencar lakukan razia terhadap pengendara motor bagi siswa/siswi SMP,SMA dan SMK. Kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan bagi para pelajar, mengingat banyaknya kasus kecelakaan yang dialami oleh pelajar.

Razia dilakukan di Jalan Sadewo Kecamatan Kademangan yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP. Slamet Waloya SH.S.IK di dampingi Kasat Lantas AKP.Argya Bhawana. Razia tersebut dimulai pukul 06.30, Kamis (11/1/2018) kemarin.

Dalam razia tersebut Polres Blitar berhasil menjaring beberapa pelajar yang pelakukan pelanggaran. Hasilnya 80 persen pelajar tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM), sedangkan lainnya pelanggaran berupa surat yang tidak lengkap.

Saat razia ada pula kejadian unik yang dialami oleh petugas kepolisian. Salah satu siswa yang terkena tilang menanyakan perihal surat tugas para polisi. “Bapak-bapak melakukan "moment" (red. razia) ini apa ada surat tugasnya? mana surat tugasnya?," tanya siswa tersebut kepada petugas.

Mendengar pertanyaan siswa yang diketahui bernama Miftakhul siswa kelas 12 SMKN Kademangan tersebut, petugas polisi hanya tersenyum dan kemudian menjelaskan jika semua tugas polisi pasti disertai dengan surat perintah.

Kasat Lantas AKP.Argya Bhawana kemudian mengambil surat tugas dari mobil polisi dan langsung menyodorkan kepada Miftakhul. “Ini sampean baca, semua nama-nama petugasnya, jadi kita melakukan razia ini tidak liar. Itu bapak Kapolres juga ada,” jelas Kasat Lantas AKP. Argya Bhawana.

Bagi siswa-siswi yang terkena pelanggaran, petugas akan mengantarkan ke sekolah masing-masing. “Kita sediakan mobil untuk mengantar adik-adik ke sekolahnya, sehingga tidak terganggu dalam aktifitas sekolah,” imbuhnya.

Sedangkan kendaraan motor yang disita langsung dibawa ke Polres, agar ketika mengambil kendaraan bisa didampingi orangtua atau saudaranya. "Saat motor diambil, kita akan menyampaikan hal-hal tentang tata cara berlalu-lintas, termasuk pelanggarannya. Sehingga ke depan, anak-anak penerus bangsa ini selamat dan terhindar dari kecelakaan. Kita semua sayang mereka,” ungkap Kapolres AKBP. Slamet Waloya.SH.S.IK. les