Festival Trainer Nasional di BG Junction, (7/1).

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pembahasan dalam Festival Trainer Nasional di Jatim yang diisi oleh New Generation Development Coach, Esti Nalurani di BG Junction, (07/01). Semakin banyak wirausaha muda yang memulai berbisnis sejak masih sejak kuliah. Sayangnya tak banyak yang bertahan atau mendulang keuntungan.

Dalam kesempatan itu, hadir pula beberapa wirausaha muda yang berhasil memperbaiki manajemen usahanya hingga meningkatkan omset usahanya.

Mereka adalah Bima Aji Rogo Wibowo, alumnus program studi televisi dan film, serta Novelianingtias alumnus sastra Indonesia. Mereka berdua mahasiswa binaan Cici sapaan Esti Nalurani yang baru menuntaskan pendidikan di Universitas Negeri Jember.

Keduanya memulai usaha hasil hibah di kampus hingga menerjunkannya di lapangan. Sayangnya usaha makanan yang mereka jalankan selama setahun itu hanya sebatas berjalan tanpa adanya keuntungan.

"Padahal sudah jalan hampir 1 tahun, nggak tau untung atau nggak yang penting gaya sebagai mahasiswa," ungkap Bima.

Pasangan yang memulai usaha pada 2015 dan disebut couple preneur ini kemudian mulai mempelajari manajemen bisnis yang selama ini tidak mereka ketahui. Hingga akhirnya usaha mereka tertata dan mampu memperoleh laba bahkan menambah outlet hingga luar kota.

"Kami digembleng habis-habisan untuk memahami marketing. Saat ini kami sudah punya 5 outlet dengan ilmu ekonomi yang bertambah, ilmu ini dikenalkan oleh mbak cici. Kami juga sering ditegur ngapain usaha kalau nggak ada untungnya," kenangnya.

Sementara itu, Cici menyoroti perkembangan anak muda yang karakternya saat ini cenderung labil. Dengan mengumpulkan para wirausaha muda dan juga yang mampu menghasilkan keuntungan ini, ia berharap akan muncul embrio calon orang tua yang mampu mengarahkan anaknya dengan baik.

"New Generation Development ini saya buat sebagai wadah para generasi muda untuk meneruskan pemikiran yang mereka miliki saat menjadi orang tua. Tanpa melihat politik, suku, etnis ataupun agama,” ujarnya.

Program NGD ini juga untuk memberikan opsi pilihan menata masa depan bagi teman-teman mahasiswa yang merasa salah jurusan. Di NGD ini mereka disiapkan menjadi pengusaha dan profesional, sehingga mereka bisa memprogram anak-anaknya sebagai pribadi yang lebih kuat. sr