SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Meskipun mahal, barang buatan pabrik biasanya kurang memiliki daya seni yang tinggi, apalagi jika barang itu merupakan produk crafting. Berbeda dengan barang buatan handmade yang memiliki sentuhan emosional si pembuatnya.

Barang handmade bisa dikatakan setara dengan pekerjaan seni. Itulah yang dilakukan Aris Gondo yang sejak 1998 menekuni pembuatan gitar akustik dan elektrik di kawasan Terminal Bungurasih, Sidoarjo.

Meski bengkel kerjanya terlihat sederhana, jangan anggap hasil produknya murahan. Pengalaman 18 tahun membuat gitar, menjadikan produknya punya nilai seni tinggi. Gondo mengungkapkan selain sebagai crafter, pekerjaan yang dilakukannya ini mirip-mirip seorang psikolog.

Gondo akan mencari tahu karakter orang itu, musik yang dimainkan, kiblat aliran musik. Semua itu dilakukan dengan cara bertanya. Menurutnya, gitar itu adalah senjata seorang gitaris yang mencerminkan kepribadiannya.

"Karakter orangnya saya sesuaikan dengan gitarnya. Hasilnya selalu berbeda-beda untuk tiap orang," kata Gondo, saat ditemui di bengkelnya di Jalan Bungurasih Timur, Sidoarjo Rabu (3/1).