Tindak Knalpot Brong Jelang Tahun Baru

 

Wakasatlantas Polretabes Surabaya, Kompol Yhogi Hadisetyawan (memakai topi pet) saat melakukan penindakan terhadap pengendara. (SP/Firman Rachman) .


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya, Kamis (7/12/2017) siang menggelar razia penertiban pengendara jalan yang menggunakan knalpot yang tidak memenuhi standart kebisingan atau brong.

Petugas melakukan penindakan di titik pos taman Mayangkara tepat di bawah fly over jalan Raya Wonokromo Surabaya. Disitu, petugas menyisir pengendara di tiga traffic light seputar jalan tersebut.

Hasilnya, dalam kurun waktu dua jam, petugas berhasil menjaring setidaknya 32 kendaraan yang didominasi dengan kendaraan diatas 250 CC atau motor sport.

"Penindakan masih terus berlangsung, sejauh ini masih ada sekitar tiga puluh dua kendaraan yang  didominasi mesin diatas 250 CC," terang Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Yhogi Hadisetyawan, Kamis (7/12/2017) di lokasi.




Wakasatlantas Polretabes Surabaya, Kompol Yhogi Hadisetyawan (memakai topi pet) saat melakukan penindakan terhadap pengendara. (SP/Firman Rachman) .


Mantan Kapolsek Genteng itu menuturkan, jika razia yang digelar oleh satlantas Polrestabes Surabaya ini merupakan kegiatan rutin menjelang akhir pergantian tahun. Menurutnya, budaya masyarakat saat ini dinilai masih keliru jika menganggap penggunaan knalpot brong itu dilakukan untuk menyemarakkan pesta pergantian tahun.

"Hal ini kami lakukan supaya juga masyarakat tahu jika knalpot brong itu tidak sesuai dengan standar kebisingan yang sudah diatur oleh undang-undang. Kemudian ini juga sebagai pelajaran bagi pengendara yang terlanjur menggunakan knalpot brong agar dilepas, dan yang hendak menggunakan harap tidak dilakukan," imbuhnya.

Selain melakukan penindakan berupa tilang, kedepan Satlantas Polrestabes Surabaya akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk membatasi dna mengontrol peredaran serta penggunaan knalpot brong yang jelas mengganggu aktifitas masyarakat jika digunakan di jalanan umum.

"Tentu kami akan melakukan sosialisasi bukan hanya ke pengguna, tapi juga ke penjual. Namun ini harus kami koordinasikan dengan pihak terkait," tutup perwira satu melati di pundak ini.

Motor-motor yang terjaring razia itu akan diinapkan di satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya. Mereka ditilang dan harus melakukan proses sidang sebelum mengambil kembali kendaraan tersebut. Namun tidak hanya itu, para pengendara ini harus mengganti knalpotnya sesuai standar pabrik untuk dapat membawa pulang kembali kendaraannya. fir



Komentar Anda



Berita Terkait