Personil TNI AD Bersihkan Puing Bangunan SMPN 2 Kebomas Ambruk

 

Puluhan personil TNI AD dari Kodim Gresik bersihkan puing bangunan SMPN 2 Kebomas yang ambruk. (Ft. MIS/SP)


SURABAYA PAGI, Gresik - Terkait ambruknya atap salah satu gedung kelas di SMPN 2 Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, rupanya mendapat perhatian dari jajaran Kodim 0817 Gresik.

Karena itu, Rabu (29/11/2017) pagi puluhan personil TNI AD dari Kodim bersama Koramil Kebomas, membersihkan puing-puing bekas bangunan yang ambruk.

Pantauan Surabaya Pagi, pembersihan yang dilakukan personil TNI AD ini dipimpin langsung oleh Kapten (Arh) Sali, Danramil Kebomas. Dari lokasi puluhan baret hijau ini berjibaku bersama dewan guru dibantu orang tua siswa membersihakan dua ruangan kelas yang atapnya, ambruk.

Pembersihan ini dilakukan, sebagaimana dikemukakan Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Wijayanto melalu Danramil Kebomas Kapten Arh Sali agar ruangan tersebut bisa segera di tempati kembali. Dengan begitu, proses belajar mengajar tidak terganggu dan para siswa pun tidak korban ketinggalan pelajaran.

"Intinya, ini wujud nyata bahwa TNI itu selalu ada bersama rakyat. Apapun yang dihadapi masyarakat TNI selalu siap membantu," ujar Danramil Kebomas.

Kehadiran puluhan personil doreng hijau di sekolah ini, terang saja membuat pihak sekolah dan orang tua siswa yang sedang mengantar anaknya, kaget. Pasalnya, pihak sekolah tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu, terkait rencana kedatangan personil Kodim dan Koramil untuk membersihkan puing bangunan yang ambruk.

"Kita kaget juga, pagi-pagi sudah banyak tentara datang ingin membantu kami membersihkan puing bangunan yang ambruk," kata Kepala SMPN 2 Kebomas, Arif Abdul Rahman.

Menurut Arif, kehadiran personil TNI AD di tengah-tengah siswa dengan tujuan membantu bergotong royong mengangkat bekas bangunan yang ambruk, adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Karenanya, tak salah jika pihaknya menghaturkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI AD dari Kodim.

Seperti diketahui, Selasa (28/11/2017) sekitar pukul 06.00 Wib, atap ruang kelas VII E dan kelas VII F, ambruk. Akibat kejadian ini, dua siswa yakni Atita kelas VII E dan Aisyah Deviana kelas VII F dilarikan ke Puskesmas Kebomas lantaran mengalami luka-luka dibagian bahu dan kepala. Namun luka yang diderita siswa tersebut tidak parah, sehingga tidak menjalani rawat inap dan langsung dipulangkan ke orangtuanya.

Wakil Kepala SMPN 2 Kebomas, Ihsan memperkirakan kejadian, atap kedua ruangan kelas ini roboh diduga, tidak kuat menahan beban genteng pasca diguyur hujan deras.



Komentar Anda



Berita Terkait