Bank NTB Bersiap Menuju Syariah

 

Bupati KLU bersama pimpinan Bank NTB saat pembagian hadiah


SURABAYAPAGI.com - PT. Bank Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mempersiapkan diri kaitan konversi menuju salah satu Bank Syariah di Indonesia. Oleh karenanya, sosialisasi ke masyarakat pun terus dilakukan seperti di Kabupaten Lombok Utara (KLU), tepatnya di Gedung Serbaguna Gondang, Kamis (23/11).

 

Kamaruddin Nur yang hadir mewakili komisaris utama PT. Bank NTB mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nasabah dan masyarakat. Sebab, menjadi Syariah tak kalah banyak keunggulannya daripada Bank konvensional lainnya.

 

“Proses konversi menuju syariah berjalan dengan lancar dan juga didukung nasabah serta masyarakat NTB. Banyak keunggulan yang akan didapat nasabah,” ungkapnya.

 

“Insyallah pada tahun 2018 mendatang Bank NTB sudah bisa di konversi menjadi syariah,” imbuhnya.

 

Transformasi tersebut nyatanya didukung oleh banyak pihak, tidak hanya masyarakat melainkan juga Bupati KLU H. Najmul Akhyar yang dating pada kesempatan itu. Menurut Najmul, sudah waktunya Bank NTB memiliki suatu brand yang melekat.

 

“Kami hadir bersama mendukung secara moril di mana Bank daerah kita ini akan berubah menjadi syariah. Tentu perubahan ini sangat positif,” kata Najmul.

 

Dijelaskannya, embel-embel syariah notabene tidak hanya melekat pada perusahaan perbankan saja. Ia mencontohkan, seperti di luar negeri dari hotel hingga restoran pun sudah melakukan hal serupa. Pasalnya, jangkauan pasar yang lebih luas ditambah mayoritas nasabah yang notabene beragama muslim menjadi faktor.

 

“Kalau kita lihat di Inggris, Singapura, Paris dan sebagainya itu sudah menerapkan lebih dulu. Tidak hanya Bank, tetapi apapun bentuk pelayanan mengarah ke dimensi syariah,” jelasnya.

 

Sebagai salah satu daerah yang memiliki aset cukup besar di Bank daerah itu, yaitu kurang lebih senilai Rp 48 miliar, Lombok Utara menyambut baik langkah yang dilakukan Bank NTB. Najmul mengajak agar masyarakat juga mendukung apa yang dilakukan pemerintah.

 

“Seluruh masyarakat, dan nasabah memberikan dukungan penuh atas konversi tersebut. Ini bukan semata keyakinan, tetapi memang banyak manfaatnya,” pungkasnya. sd



Komentar Anda



Berita Terkait