Didoakan Irjen Machfud, Jadi Kapolda Jatim

Kombes Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H., Kapolrestabes Surabaya

 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal berbincang dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Kamis (23/11/2017). Kapolda berharap, Kombes Iqbal bisa menjadi Kapolda Jatim.


Sebentar lagi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal bakal menempati jabatan barunya menjadi Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas), Mabes Polri. Promosi jabatan yang diterima Iqbal, memang layak. Mengingat, prestasi Iqbal selama menjadi orang nomor satu di Polrestabes Surabaya begitu moncer. Sejumlah terobosan dan inovasi berkelas nasional bahkan internasional diukirnya, selama hampir satu tahun menjabat Kapolrestabes Surabaya. Bahkan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal dan diharapkan Iqbal menjabat Kapolda Jatim suatu saat nanti.

 

Laporan: Narendra Bakrie, Raditya M.K.; Editor: Raditya M.K.

 

Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Jatim yang ditujukan kepada Kombes Pol M Iqbal, disela-sela peresmian Gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya, Kamis (23/11/2017) kemarin.  "Setelah ini pak Iqbal akan promosi ke Jakarta, jadi Karopenmas Mabes Polri, jabatan bintang," ujar Machfud. Ia pun meminta Iqbal tak mengharap jabatan Wakapolda Jatim bila suatu saat nanti kembali ke Jatim. Machfud justru meminta Iqbal menjadi Kapolda Jatim bila ia nantinya kembali ke Jatim. "Seperti saya, dulu saya menjabat Direskrim Polda Kalsel. Waktu kembali ke sana lagi, saya menjadi Kapolda Kalsel," kata Machfud.

Pada 2008, Machfud menjabat sebagai Direskrim Polda Kalsel. Pada 2010, jenderal kelahiran Ketintang, Surabaya itu dimutasikan ke Mabes Polri sebagai Wadir V/Tipiter Bareskrim Polri. Pada 2013, Machfud kembali ke Kalsel dengan jabatan Kapolda Kalsel.

Sebenarnya Iqbal juga mengalami apa yang dialami Machfud meski tingkatnya dalam jabatan Kapolrestabes. Pada 2007, Iqbal menjabat sebagai Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya. Pada 2008, Iqbal keluar dari Surabaya dengan jabatan Kapolres Gresik (2008) dan Kapolres Sidoarjo (2009). Pada 2010, Iqbal kembali ke Polwiltabes Surabaya dengan jabatan Wakapolwiltabes Surabaya.

Pada 2011, Iqbal mendapat promosi menjadi Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya. Sekitar 5 tahun di Jakarta dengan sejumlah jabatan berbeda, akhirnya Iqbal kembali ke Surabaya pada 2016 dengan jabatan Kapolrestabes Surabaya.

 

Inovasi Iqbal

Machfud mengatakan, di Polrestabes Surabaya, Iqbal telah banyak meninggalkan kemajuan dengan inovasi dan pendekatan humanis. Apa yang diperbuat Iqbal secara otomatis meningkatkan kepercayaan polisi di mata masyarakat.

Sosok seperti Iqbal lah yang dibutuhkan Polri. Perlu ada keunggulan agar prestasi bisa berkembang menjadi keberhasilan. "Tidak rugi meninggalkan tabungan untuk keberhasilan diri. Jangan pernah hitung-hitungan dalam berbuat baik. Tuhan pasti akan tahu itu," tandas Machfud

Dikonfirmasi terkait promosi jabatan yang diterimanya tersebut. Kombes Pol M Iqbal menganggap bahwa promosi yang didapatnya merupakan keberhasilan seluruh anggota Polrestabes Surabaya dan warga Surabaya. Sebab menurutnya, tanpa peran anggota dan warga, dirinya tidak mungkin mendapat promosi jabatan. 

"Sesungguhnya promosi ini adalah keberhasilan seluruh anggota. Karena anggotalah yang bekerja siang dan malam. Kalau tidak, nggak mungkin saya dapat promosi. Terima kasih juga untuk warga Surabaya yang turut menciptakan suasana kondusif," tutur Iqbal, Jumat, pekan lalu.

Secara pribadi, Iqbal juga merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri. Iqbal juga mengucapkan terima kasihnya kepada Kapolda Jatim yang selama ini telah memberikan dukungannya. "Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan tertinggi Polri yang memberi kepercayaan kepada saya untuk mendapatkan promosi. Saya juga mengucapkan terima kasih atas support penuh dari bapak Kapolda Jatim," ujar Iqbal.

 

Berharap Rendah Diri

Meski kaya prestasi, Kombes Pol M Iqbal merupakan sosok yang rendah diri. Semenjak dipercaya menjabat Kapolrestabes Surabaya, sejak 6 Desember 2016 silam, Kombes Pol M Iqbal selalu menyita perhatian banyak orang. Mulai warga, para pejabat, komunitas, pelajar dan mahasiswa. Berbagai terobosan baru yang diciptakannya, menjadi santapan para awak media di Surabaya. Baik media lokal maupun nasional. Namun, sosok Iqbal tetap tidak berubah. Dari pantauan Surabaya Pagi disejumlah acara yang dihadirinya, Iqbal selalu terlihat tersenyum dan berbaur dengan siapapun.

"Ya itu tadi, saya ditugaskan disini, untuk melayani masyarakat Surabaya dengan penuh semangat dan senyum. Dan itu terus dan masih saya lakukan sampai dengan saat ini," sambung Iqbal.

Satu hal yang hingga saat ini terus dipegang teguh oleh Kombes Pol M Iqbal. Yaitu rasa syukur. "Jadi, mengemban sebuah jabatan, sama halnya dengan mengemban amanah. Dan sebuah jabatan, adalah sebuah proses dan tahapan. Karena yang terpenting bagi saya adalah terus bersyukur. Seperti sekarang ini, dengan menjadi Kapolrestabes Surabaya, saya menjalankannya dengan penuh syukur. Sehingga bisa membuat kinerja saya bisa maksimal," bebernya.

Ditangan Kombes Pol M Iqbal, Polrestabes Surabaya memiliki banyak terobosan baru. Salah satunya yang paling menonjol yakni menciptakan uji coba CCTV Tilang di Surabaya sejak Agustus 2017 lalu, yang kini oleh Dirlantas Mabes Polri, dijadikan proyek percontohan nasional karena pertama di Indonesia. (Selengkapnya baca tabel prestasi Kombes Pol Iqbal).

"Semua terobosan dan inovasi baru yang saya lakukan, untuk warga Surabaya, Jawa Timur dan Indonesia. Dan penghargaan yang saya terima dari Bapak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian), saya persembahkan untuk masyarakat Surabaya," tandasnya.

Sementara, dari catatan Surabaya Pagi sejak memimpin Polrestabes Surabaya satu tahun lalu, Iqbal sudah berhasil memompa semangat seluruh jajarannya. Dari Satreskrim misalnya, sedikitnya sudah berhasil mengungkap sejumlah kasus pembunuhan yang sebelumnya misterius. Begitu pula dengan Satreskoba yang berhasil membongkar bandar narkoba jaringan internasional di Apartemen Waterplace dan Puncak Permai, serta menembak mati seorang bandar narkoba. Terbaru, Kombes Pol M Iqbal dan satuannya, berhasil membongkar sindikat penipuan online nasional dengan 8 tersangka.  Tidak hanya itu, untuk Kebinmasan, Kombespol M Iqbal juga menciptakan program cangkrukan bersama warga serta patroli subuh yang wajib dijalankan oleh seluruh polsek jajarannya. Untuk Shabara sendiri, terobosan Patroli Shabara bersepatu roda pada saat CFD, juga sudah menghiasi setiap CFD yang berlangsung di sejumlah titik di Surabaya.

Terbaru, Kombespol M Iqbal juga menggandeng Pemkot Surabaya untuk menempatkan anggotanya selama 24 jam di command center. Disini, anggotanya ditempatkan untuk menerima laporan kejadian atau peristiwa apapun di Surabaya. bkr/rmc



Komentar Anda



Berita Terkait