Kirim Air Tangki Sambi Curi Kabel

 

Diringkus - Jupri (tengah) bersama kabel yang dicurinya saat diamankan Tim Resmob Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.(SP/BAKRIE)


SURABAYA PAGI.COM, Surabaya - Mempunyai aktifitas rutin mengirim air tangki ke sebuah perusahaan, ternyata membuat Jupri mengambil kesempatan. Bersama temannya, pria 27 tahun asal Indrapura Jaya 247, Perak Timur, Pabean Cantikan Surabaya itu malah menyusun rencana pencurian. Kabel di perusahaan itulah yang ia dan temannya incar. Namun, belum sempat menjual kabel yang dicurinya, Jupri lebih dulu tertangkap.

 

Pencurian itu dilakukan Jupri di PT Dumas, Jalan Nilam Barat No 12, Surabaya. Tepatnya pada Senin (13/11/2017) sore kemarin. Jupri saat itu memang sedang mengirim air tangki ke PT Dumas. Namun usai mengirim air, Jupri sengaja tidak ikut kembali. Sebab, Jupri memang sudah berencana mencuri kabel listrik di perusahaan tersebut. Mulai dari gergaji besi hingga cutter ia persiapkan.

 

"Saat pencurian yang dilakukan pelaku (Jupri, red) berlangsung, kami mendapat informasi dari TKP. Kami menerjunkan Tim Resmob untuk kesana. Dan benar, pelaku terlihat sedang menggulung kabel curiannya. Darisanalah, pelaku langsung kami tangkap," sebut Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, Selasa (14/11/2017).

 

Saat ditangkap, Jupri tidak bisa mengelak. Saat tangannya diborgol dan digelandang ke Mapolres, Jupri pun hanya bisa pasrah. Satu roll kabel dengan panjang sekitar 20 meter yang dicuri Jupri juga turut disita. "Pelaku mengaku baru sekali ini mencuri. Tapi kami tetap akan mengembangkannya. Sebab dugaannya, pelaku sudah sering melakukannya," beber AKP Ardian.

 

Mantan Kanit Jatantas Polrestabes Surabaya itu menambahkan, selain tengah mendalami track record Jupri. Kini, pihaknya juga tengah mengembangkan apakah ada keterlibatan orang lain yang membantu Jupri saat mencuri. Sebab Jupri juga mengaku bahwa ia sendiri yang merencanakan sekaligus melakukan pencurian tersebut.

 

Diduga kuat, Jupri merencanakan aksi tersebut bersama sang sopir truk air tangki tersebut. Karena, Jupri sendiri adalah kernet truk air tangki tersebut. Sebab dari kronologi yang didapat penyidik, Jupri barsama sang sopit itu, setelah mengantar air, kabel tersebut hendak dimasukkan ke dalam truk. "Kami dalami keterlibatan dia (sopir)," tandas AKP Ardian.

 

Atas perbuatannya, Jupri dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat). Jupri terancam hukuman 7 tahun penjara atas perbuatannya tersebut. bkr

 



Komentar Anda