Persiapan Penjagaan Kamtibnas Jatim Pilkada 2018

 

Gubernur Jatim, Soekarwo memimpin jalannya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Foto: SP/ANTOK.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta wali kota, bupati masih di tahun 2018, tapi upaya untuk menjaga Kamtibmas di Jawa Timur telah dilakukan kemarin di Convention Hall Grand City.

Dalam kegiatan ini, Gubernur Jatim, Soekarwo memimpin jalannya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan yang diikuti sejumlah pimpinan daerah di Jatim, seperti Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Kustanto Widiatmoko, hingga Wakajati Jatim, Rudi Wibowo.

Soekarwo menuturkan pemerintah daerah, seperti Kapolda, Panglima Kodam, sampai Kajati Jatim pelaku pengamanan, sedangkan untuk pelaksanaannya adalah KPU dan Bawaslu.

"Nanti ada forum sendiri, yang penting kami kompak dalam menyukseskan Pilkada Jatim, baik pelaksanaan, hasil, dan juga manfaat terhadap masyarakat," tegas Soekarwo.

Ia menyebutkan, Provinsi Jawa Timur punya khas tersendiri untuk menyelesaikan pilkada. Menurutnya, di manapun di dunia ini, solusi yang paling baik dirasa Soekarwo dengan cultural yang ada.

"Jawa Timur punya cultural sendiri, wartawan sebagai tiang demokrasi keempat, kulturnya wartawan sudah paling top se Jawa Timur," sanjungnya pada awak media.
Selain itu, sudah diusulkan Pangdam dan Kapolda agar mereka yang menyampaikan kepada masyarakat terkait hasil dari acara tersebut.

"KPU misalnya, sebagai pelaksana dan kami bersama-sama mendeklarasikan dan menjaga pelaksanaan," lanjutnya.

Menurut Soekarwo, bakal calon gubernur dan partainya harus pada posisi di jalur yang telah ditentukan. Hal tersebut diharapnya dapat menjaga jalur keamanan kenyamanan di Jawa Timur.

"Jangan sampai Pilkada ini lepas dari konteks yang paling dalam, yakni kesejahteraan bersama," tutupnya. nt



Komentar Anda