TKI Kenalkan Bakso Beranak di Negeri Jiran

 

Bakso Beranak


SURABAYAPAGI.com, Kuala Lumpur- Pujisyahputra tenaga kerja asal Indonesia yang mendidirikan usaha bakso di Kampung Padang, Balang, Kuala Lumpur, Malaysia. Kali ini yang diperkenalkan Puijisyahputra adalah bakso beranak.

Bakso beranak yang diberi merek "Ndoro Bei" tersebut merupakan bakso dengan ukuran besar dan didalamnya ada sejumlah bakso kecil ukuran kerikil, telur puyuh, bakso pedas dan keju.

"Jadi sebelum membuka usaha ini saya memang merancang akan memmbuat bakso yang lain dari kawan-kawan. Lain dari yang lain. Kalau bisa dijual sedikit tetapi hasilnya banyak. Akhirnya jawabnya bakso beranak ini," katanya.

"Saya termasuk pelopor pembuatan bakso beranak di Kuala Lumpur. Dulunya belum ada yang bikin. Baru sekarang saja terkenal," ujar pria yang sehari-hari merupakan Sub kontraktor di Pintaras Geotechnics Sdn Bhd ketika ditemui di Kuala Lumpur, Jumat (10/11).

Dia mengatakan bakso beranak memang lebih mahal sedikit dibanding bakso biasa karena harganya 5 Ringgit Malaysia per biji dan minimal satu porsi rata-rata harganya 10 Ringgit.

"Pelanggan kami saat ini sudah banyak. Bisa kebutuhan untuk dua hari hingga tiga hari. Satu hari pengiriman ke pelanggan bisa 80 hingga 90 bungkus atau sekitar 240 biji," katanya. Pujisyahputra mengatakan pelanggannya banyak para TKI yang bekerja di pabrik atau kilang dan mereka membelinya dari sejumlah warung yang disuplai dirinya. 

Dia bercerita mulai masuk Malaysia pada 1999 kemudian balik lagi ke Indonesia 2001. Lalu kembali lagi ke Malaysia pada 2003 kemudian pulang lagi hingga 2004 lalu 2006 kembali lagi ke Malaysia hingga sekarang sukses di negeri jiran. (hm/mrd)



Komentar Anda