Investor Menunggu Kepastian Reformasi Pajak, Dolar AS Melemah

 

Dolar menurun dari tadi pagi, Kamis (9/11/2017).


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat tipis. Dolar AS melemah disebabkan belum munculnya kepastian soal reformasi perpajakan.

 Mengutip Bloomberg, Kamis (9/11/2017), rupiah dibuka di angka 13.513 per dolar AS, menguat tipis jika dibanding dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.514 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.509 per dolar AS hingga 13.521 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah melemah 0,32 persen.

Berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.514 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 13.524 per dolar AS.

Dolar AS memang cukup stabil terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan Kamis pekan ini. Namun prospek jangka panjang terlihat cerah karena rencana reformasi perpajakan yang dicanangkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Partai Republik tengah mengajukan draf perpajakan baru dengan memangkas pajak korporasi dari 35 persen menjadi 20 persen.

Banyak pengamat pasar menunjukan bahwa pemotongan pajak perusahaan sebagai bahan bakar lebih lanjut bagi dolar AS. Investor mengatakan bahwa undang-undang tersebut hanyalah sebuah titik awal dengan kemungkinan negosiasi yang signifikan di masa depan. lx/lpt



Komentar Anda