Seorang Pengacara dan Staf Jaksa Digerebek, Diduga Hendak Pesta Narkoba

Juga amankan dua orang lainnya, salah satunya diduga staff jaksa

 

SURABAYAPGI.COM, Surabaya - Desas desus adanya tiga orang jaksa yang ditangkap saat pesta narkoba, akhirnya terkuak. Ternyata, penangkapan yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya itu, bukan terhadap tiga jaksa. Melainkan seorang pengacara, satu orang yang diduga staff jaksa dan seorang lagi dari swasta. Ketiga pria itu, digerebek disebuah kos-kosan yang sehari-hari ditempati oleh sang pengacara.

 

Fakta itu disampaikan oleh Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo. Dirinya membenarkan adanya penggerebekan terhadap tiga orang tersebut. "Bukan tiga jaksa. Tapi, seorang pengacara, satu orang diduga staff jaksa dan seorang lagi swasta," sebutnya, Jumat (13/10/2017).

 

Kendati kabar tersebut baru mencuat Jumat (13/10/2017). Namun sejatinya, penggerebekan itu dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Selasa (10/10/2017) sehabis maghrib. Penggerebekan itu dilakukan di sebuah kos-kosan di Jalan Adityawarman 108 Surabaya. "Kos-kosan itu ditempati oleh pengacara tadi," beber Kompol Anton.

 

Kendati masih enggan membeberkan identitas ketiga orang yang diamankan tersebut. Namun, Mantan Kapolsek Asemrowo ini mengungkapkan inisial ketiganya. Yaitu, sang pengacara berinisial Rn ; diduga staf jaksa berinisial Rp serta seorang pria swasta berinisial Dk. "Kami menemukan dua pipet yang masih berisi sisa sabu-sabu," katanya.

 

Dugaan sementara, Rn merupakan seorang pengacara yang sehari-hari biasa beracara di Surabaya. Sedangkan seorang lagi yang diduga staf jaksa, diduga menjadi bagian dari Kejaksaan Negeri Bondowoso, Jawa Timur. Penggerebekan itu dilakukan setelah Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendapat informasi adanya pesta narkoba jenis sabu pada Minggu (8/10/2017).

 

"Nah, pada saat kami gerebek, kami menduga mereka berkumpul di kos-kosan Rn, karena hendak menggelar pesta sabu-sabu lagi. Dan benar, barang bukti diatas kami dapatkan di kamar Rn," ulas Kompol Anton.

 

Hingga kini, penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiganya. Sebab hingga kini, ketiganya dikabarkan masih belum membuka suara, didapat darimana narkoba jenis sabu-sabu itu mereka dapat. "Kami masih terus kembangkan untuk membongkar penyuplai narkoba kepada mereka bertiga," tandas Kompol Anton. bkr



Komentar Anda