Tidak Ada Koban Jiwa dalam Laga Sepak Bola di Jember

 

Kapolres dan belasan wartawan saat press release.


SURABAYAPAGI.COM, Jember – Adanya provokator dalam pertandingan Laga Sepak Bola yang diadakan di Stadion JSG Jember kemaren (4/10/2017) sangat disayangkan.

Banyak netizen yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita hoax bahwa sepak bola di Jember memakan korban. Oleh karena itu, pihak Kapolres Jember melakukan press release pada hari ini, Kamis (5/10/2017) jam 11.30 wib.

 “Sejak 1 Oktober saya telah berkoordinasi dengan Ketua Cabang dan Ketua Ranting PSHT Cabang Jember untuk dapat berbesar hati dan menjadi tuan rumah yang baik,” ungkap Berdasarkan keterangan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH SIK.

Polres Jember juga berkoordinasi dengan beberapa Polres serta melakukan Razia, penyekatan terhadap masuknya oknum dari luar Kabupaten Jember serta melakukan giat Intelijen.

Untuk mengantisipasi adanya kerusuhan, Kapolres Jember melakukan pengawalan dengan melibatkan 1.120 personel termasuk Brimob, TNI, Sabhara Polda, dan gabungan Polres, bahkan pasukan anjing juga disiapkan. Ia juga menambahkan, mapping kerawanan setelah pertandinganpun diantisipasi dengan menutup arus lalu lintas.

Pihak Kepolisian Bersama Ketua Cabang dan Ketua Ranting PSHT sekabupaten Jember melakukan pengamanan ekstra ketat terhadap 15.432 orang bonek yang pulang dari JSG ke surabaya, bondowoso, lumajang dan kota kota lainnya, hingga menyiapkan kendaraan Dinas Polres Jember, Situbondo, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Pemkab Jember, Jajaran TNI guna mengangkut supporter.

Secara garis besar situasi dari awal hingga akhir pertandingan berjalan kondusif. Tidak ada korban jiwa, atau pencegatan dan penghadangan. ndik

 

 

 

 

 

 



Komentar Anda



Berita Terkait