Pertamina Lubricant Manjakan Mekanik sebagai Bentuk Apresiasi

 

Acara Pertamina di Ballroom Best Western Papilio Hotel, Surabaya oleh Sales Region V Surabaya.


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- PT Pertamina Lubricants melalui Sales Region V Surabaya berkomitmet dan telah meluncurkan program Asuransi Mekanik periods 2017 -2018 untuk lebih dari 300 mekanik berprestasi di seluruh wilayah Jawa Timur pada semester 1 hingga semester 2 tahun ini.


"Program tersebut sudah memasuki tahap dua (2) dengan pembagian kartu BPJS kesehatan ke Iebih dari 90 mekanik diwilayah Jawa Timur, sebelumnya telah diberikan kepada lebih dari 100 mekanik. Jadi totalnya ada 90 x 3 samadengan 270 penerima" Kata Eko Ricky Susanto Sales Regional Manager V PT Pertamina Lubricants. Simbolis pemberian tahap dua (2) dilaksanakan di Ballroom Best Western Papilio Hotel, Surabaya oleh Sales Region V Surabaya.


"Ini juga merupakan salah satu bentuk apresiasi serta motivasi kami terhadap para mekanik di wilayah Jawa Timur. Dengan mellhat semakin tingginya kompetisi bisnis pelumas kendaraan di Wilayah ini, kami bersyukur produk Pelumas Pertamina tetap menjadi primadona. Hal tersebut tidak lepas dari peranan mekanik yang begitu besar. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih kepada outlet outlet penjualan Pelumas Pertamina sebagai mitra bisnis kami,’ ujar Eko Ricky 

Seianjutnya, Saies Region V akan menyeieksi kembali Iebih dari 100 mekanik lainnya pada tahap tiga (3) yang memiliki prestasi dalam penjualan pelumas Pertamina baik. Beberapa penilaian untuk pemberian BPJS kepada mekanik menurut Eko adalah aktif dalam menjual prodak bengkel binaan pertamina dan mekanik yang menetap. Tidak pindah-pindah bengkel.

Eko Ricky menambahkan, pembinaan mekanik merupakan salah satu darah dari pertumbuhan industri otomotif di Indonesia dan merupakan saiah satu kunci dari kesuksesan yang teiah di raih oleh Pertamina Lubricants. "Semoga program-program serupa baik BPJS maupun upskilling knowledge mekanik dapat diiakukan di wilayah Iainnya di indonesia”jelasnya.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan tahun lalu penjualan oli pertamina dikatakan Eko mengalami kenaikan 15 persen. Khususnya untuk Bali dan Nusa Tenggara regiion V yang menjadi wilayahnya.

"Komposisi penjualan yakni 60 % untuk otomotive dan 40 % untuk industri. Kalau penjualan untuk industri hingga saat ini masih stagnan ya. Mungkin karena perlambatan ekonomi industri ada yang mengurangi produksi dan sebagainya. Pasar untuk oli Industri pertamina sendiri lebih menyasar pada Marine Industri tranportasi kalau di Bali lebih ke perusahaan perikanan atau power plan untul PLN," tuturnya.


Meksi dijelaskan Eko penjualan industri banyak mengalami koreks, ia yakin kondisi akan membaik dengan sudah mulai proses prosuksi pabrik gula tranportasi yang berjalan serta infrastuktur yang ditingkatkan. Jawa Timur sendiri dikatakan Eko menyumbang 23% penjualan oli Nasional. Sedangkan produksi oli di Gresik yang tahun lalu mencapai 120 juta kilo liter akan menjadi 150 juta kilo liter dalam target tahun ini.adk



Komentar Anda



Berita Terkait