Banting Setir, Hary Tanoe Dukung Jokowi

Pemimpin MNC Grup Hary Tanoesoedibjo beralih mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019

 

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hary Tanoe memutuskan untuk mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Meski begitu keputusannya mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 tidak mengubah proses hukum yang dijalaninya. HT menjadi tersangka soal SMS ancaman dan terlilit kasus restitusi pajak PT Mobile 8.

Wacana partai Perindo mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2019 dinilai Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago sebagai kemenangan politik Jokowi. Sebelumnya pemimpin MNC Group tersebut garang mengkritik oposisi atau kebijakan Jokowi.

Dalam dunia politik keputusan HT dan Perindo merupakan hal yang wajar menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Namun, saat ditanya apakah pernyataannya tersebut berkaitan dengan kasus yang menjerat Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Fadli membantahnya.

Hary saat ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan SMS ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. Polisi menjerat Hary Tanoe dengan Pasal 29 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) jo pasal 45B UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan UU ITE Nomor 11/2008. Hary sempat mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka itu ke Pengadilan negeri Jakarta Selatan, namun, gugatannya ditolak.

Kejaksaan Agung juga tengah menyelidiki tindak pidana korupsi terhadap pembayaran restitusi atas permohonan PT Mobile 8 Telecom tahun 2007-2008, yang diduga melibatkan Hary Tanoe sebagai komisaris di perusahaan tersebut.(mei)



Komentar Anda