Pidato Viktor Laiskodat Memicu Kontroversi

Polemik mengenai video viral pidato Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara

 

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pidato Viktor Laiskodat yang tersebar dalam video berdurasi 2 menit 5 detik menjadi viral di media sosial. Dalam pidatonya, Viktor mengatakan ada kelompok ekstremis yang hendak mengubah konsep pemerintahan menjadi khilafah.

Viktor dengan jelas menyebut kelompok-kelompok penentang Pancasila, yaitu Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional. Ia menilai partai-partai ini bersikap intoleran dan mendukung paham khilafah. Mereka menolak Perpu Ormas atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Masyarakat.

Akibat pidatonya itu, Viktor diprotes oleh para pengurus partai yang disebut. Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay menyayangkan pidato Viktor. Menurut dia, pernyataan seperti itu tidak semestinya disampaikan oleh Victor yang dikenal sebagai petinggi Partai Nasdem.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan pidato Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Laiskodat di Nusa Tenggara Timur adalah fitnah yang keji terhadap Gerindra dan tiga partai lain. Fadli menyayangkan ucapan tersebut disampaikan petinggi partai, yang dalam sistem demokrasi ini biasa bekerja sama. 

Adapun Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan hal yang dilakukan Viktor adalah upaya menjaga Pancasila dan UUD 1945 dari ideologi lain. Viktor berbicara seperti itu dalam rangka menyampaikan perkembangan politik saat ini kepada masyarakat, khususnya tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Masyarakat.

Terkait pidatonya, Viktor sudah dilaporkan oleh PAN dan Gerindra. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak yang bersangkutan.(mei)



Komentar Anda