Kejari Perak Periksa Berkas Pembunuh Taksi Online

 

Cipto Roso Fiyanto saat diamankan petugas Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak masih memeriksa berkas kasus yang menjerat Cipto Roso Wiryo, 23, seorang tukang sol sepatu warga Jalan Trunojoyo VI/36 Kelurahan Pakelan Kota Kediri Jawa Timur.

Cipto merupakan tersangka kasus pembunuhan Denny Ariessandi, 37, warga Perumahan Jaya Maspion, Desa Bangah, Gedangan Sidoarjo, yang juga menjabat sebagai Gateway Manager J&T Expres Jatim dan nyambi sebagai seorang supir taksi online.

Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuari menjelaskan saat ini jaksa masih memeriksa berkas perkara ini. Dimana jaksa masih memiliki waktu tujuh hari lagi untuk segera mengambil tindakan selanjutnya. "Masih diperiksa, jika sudah lengkap kami akan mengirimkan surat untuk tahap dua ke penyidik kepolisian," ujarnya.

Lingga mengatakan jika dalam berkas itu, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. "Dengan ancaman hukuman mati," tegasnya.

Saat disinggung berkas pelaku lainnya yang menjerat oknum TNI AL, M Khoirul Fajar, 21, warga Desa Ngronggo Kota Kediri, Lingga tak mengetahui hal itu. "Dalam berkas hanya satu pelaku saja," beber Lingga.

Kasus ini pertama kali dimana Cipto bersama dengan M Khoirul Fajar ini sudah merencanakan untuk berbuat jahat, dan mengambil mobil dari supir taksi online. Saat itu juga pelaku ini memesan taksi, namun yang datang mobil yang dinaiki oleh keduanya jelek, membuat keduanya memutuskan untuk turun.

Setelah itu pelaku kembali memesan taksi online melalui aplikasi. Saat itu juga oleh Denny diterima. Dan menjemput keduanya di Taman Bungkul.

Usai diajak muter muter, pelaku ini lantas mengeluarkan pisau, dan membunuh korban dengan cara ditusuk beberapa kali karena korban berontak. Usai dipastikan tewas, pelaku membuang jenazah ke pasar larangan, kenjeran.

Sekitar pukul 05.30, warga sekitar menemukan jenazah korban. Saat itu juga polisi langsung mengejar pelaku, dan berhasil ditangkap di rumahnya. nbd



Komentar Anda