Tatjana Saphira Mendadak Telmi

 

Tatjana Saphira


Next

SURABAYAPAGI.com, Jakarta Aktris cantik Tatjana Saphira mendadak jadi cewek telat mikir dan rada oon. Jadi sosok Bubu dalam film drama remaja komedi Stip & Pensil produksi MD Pictures, gadis kelahiran Jakarta, 21 Mei 1997 ini mengaku keluar dari zona aman.

Rambut Bubu itu ngebob, makanya aku pake wig. Ini betul-betul tantangan bagi aku, ujarnya.

Sewaktu masih berseragam putih abu-abu alias SMA dulu, Tatjana tak menampik dia juga punya geng sekolah. Tapi dulu geng saya sangat kompak, imbuh nominator Pasangan Terbaik (dengan Tio Pakusadewo) di Indonesia Movie Actor Awards 2016 lewat film I Am Hope ini.

Soal bully, juga ada dalam adegan film Stip dan Pensil. Tatjana memiliki pengalaman dibully waktu sekolah. Ya standard aja, sih, disuruh-suruh atau dipalakin. Aku sih berharap semoga kedepannya kasus bullying semakin berkurang, ujar Tatjana.

Dia berharap korban bully bisa lebih berani menghadapi kekerasan yang mereka dapatkan. Tatjana mengaku banyak risiko yang harus dihadapi.

Next

Seperti syuting di kolong jembatan tol Pluit yang tempat pembuangan sampah. Sejak awal menerima tawaran, aku udah tahu resikonya. Justru, aku menganggap ini adalah kesempatan yang unik banget. Aku mendapat pencerahan, ungkap artis yang sudah membintangi 5 judul film ini: Crazy Love, Get M4rried, Runaway, Negeri Van Oranje dan Stip & Pensil.

Susah sih jadi Bubu. Karena dalam keseharian aku gak seperti itu, justru aku tuh orangnya cenderung harus memikirkan baik-baik dulu lah. Kira-kira aku mengucapkan sesuatu dampaknya kayak gimana, orang ini responnya gimana. Sedang karakter Bubu engga seperti aku, apa yang dia pikirin langsung diucapkan dan nggak di filter dulu. Justru jadi enggak nyambung sama teman-temannya, bebernya.

Pemilik nama lengkap Tatjana Saphira Hartmann ini juga merasa beruntung bisa mendapat lawan main dengan para komika senior seperti Ernest Prakasa dan Pandji Pragiwaksono.

Ini pengalaman paling berharga. Mereka selalu membantu ngarahin aku, jelasnya.

Selama suting, ada satu pemandangan yang cukup menyentuh hati Tatjana.

Next

Aku melihat segerombolan anak-anak nyeker nonton kami. Kalo ngga disuruh pulang, mungkin mereka ngga akan pulang. Begitu aku suruh pulang dan bilang ke mereka harus mandi, mereka pun pulang tapi balik lagi nonton setelah mandi, cerita dia. sd
Next



Komentar Anda



Berita Terkait